Rico Waas Tinjau Tanggul Jebol di Medan Labuhan, Perbaikan Langsung Sepanjang Satu Kilometer
Oleh : Radar Medan | 09 Des 2025, 08:52:55 WIB | 👁 589 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas kembali menunjukkan gerak cepatnya dalam merespon aduan masyarakat. Kali ini Rico Waas meninjau langsung tanggul yang jebol akibat banjir rob yang terjadi beberapa waktu yang lalu di jalan Tandu Batang Kilat, Kel. Sei Mati, Kec. Medan Labuhan, Senin (8/12/2025).
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas kembali menunjukkan gerak cepatnya dalam merespon aduan masyarakat. Kali ini Rico Waas meninjau langsung tanggul yang jebol akibat banjir rob yang terjadi beberapa waktu yang lalu di jalan Tandu Batang Kilat, Kel. Sei Mati, Kec. Medan Labuhan, Senin (8/12/2025).
Dalam peninjauan itu, Rico Waas mendapat laporan bahwa masyarakat melakukan penambahan tanggul disamping kanal, bagian timur Kel. Sei Mati dengan menggunakan tanah yang dikeruk. Dimana sewaktu terjadinya banjir kemarin, tanggul tersebut sempat jebol sehingga air dari laut menuju ke permukiman warga bahkan sampai merendam rumah-rumah warga.
"Saya tadi minta rekan-rekan dari SDABMBK untuk membantu masyarakat menyiapkan tanggul ini sepanjang kurang lebih satu kilometer dengan ketinggian lebih dari satu meter,"kata Rico Waas.
Dalam pengerjaannya, Rico Waas berpesan agar betul-betul memperhatikan teknis pengerjaan. Jangan sampai tanggul yang telah dibangun hancur kembali akibat ketinggian air.
"Saya minta dikerjakan dengan betul-betul. Periksa maksimal ketinggian air laut agar air tidak sampai kerumah warga,"pesan Rico Waas.
Rico Waas juga menargetkan pembangunan tanggul ini dapat selesai dalam seminggu.
"Ini sudah dikerjakan, saya harap minggu ini sudah bisa kita bereskan. Tapi memang harus padat dan juga baik secara struktur tanahnya"tambah Rico Waas.
Selain meninjau tanggul yang saat ini tengah dikerjakan, dalam kesempatan itu Rico Waas yang hadir didampingi pimpinan Perangkat Daerah beserta Camat Medan Labuhan, Khairun Nasyir Tambusai, juga menemui warga untuk menyerap langsung keluhan warga. Sejumlah permasalahan yang mendesak disampaikan langsung oleh warga kepada Rico Waas, seperti jalan rusak agar segera diperbaiki, permintaan normalisasi saluran drainase dan terkait Program Keluarga Harapan (PKH).
Semua keluhan tersebut dijawab tuntas oleh Rico Waas. Tidak hanya itu saja, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga turut menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga.
Terakhir, Rico Waas menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan beserta jajaran di kewilayahan agar memantau kesehatan masyarakat. Apalagi, pasca banjir kemarin banyak masyarakat yang mulai merasakan penurunan kesehatan.
"Masyarakat yang sedang sakit agar segera berobat. Saya minta rekan-rekan di kewilayahan proaktif menanyakan kondisi kesehatan warga,"pungkasnya.(HM/pe)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .