Resmikan Gedung Karya Pastoral Stasi St. Yosep, Rico Waas: Rawat Anak, Rawat Bangsa

Oleh : Radar Medan | 09 Mei 2026, 17:56:04 WIB | 👁 602 Lihat
Berita Kota
Resmikan Gedung Karya Pastoral Stasi St. Yosep, Rico Waas: Rawat Anak, Rawat Bangsa

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat meresmikan Gedung Karya Pastoral Stasi St. Yosep Gedung Johor, jalan Karya Murni, Medan Johor, Sabtu (9/5/26).


RADARMEDAN.COM - Rawat anak, rawat Bangsa merupakan pesan yang disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat meresmikan Gedung Karya Pastoral Stasi St. Yosep Gedung Johor, jalan Karya Murni, Medan Johor, Sabtu (9/5/26). Rico Waas  berharap gedung ini mampu bertransformasi menjadi pusat pembinaan karakter bagi calon pemimpin bangsa di masa depan agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja.

Peresmian Gedung Karya Pastoral Stasi Santo Yosef ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Medan Rico Waas disaksikan Uskup Agung, dan Panitia Pembangunan. 

Dalam sambutannya Rico Waas menekankan pentingnya peran institusi keagamaan dalam membimbing generasi muda di tengah tantangan era digital.  menyoroti fenomena anak-anak yang lebih asyik dengan gadget daripada berkomunikasi dengan orang tua.

"Kalau kita mau lihat bangsa kita ke depan, kita lihat anak-anak kita sekarang. Mereka lah yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan Indonesia di tahun 2045 nanti," kata Rico Waas didampingi Kadis Damkarmat Wandro Malau, Plt Kabag Umum Ridho Siregar dan Camat Medan Johor, Bachtiar Rivai 

Rico berharap Gedung Karya Pastoral ini tidak hanya menjadi tempat ibadah atau pertemuan, tetapi bertransformasi menjadi pusat pelatihan dan kegiatan kreatif bagi anak-anak agar terhindar dari jeratan narkoba dan kenakalan remaja.

"Saya berharap Gedung Karya Pastoral ini bukan hanya menjadi tempat ibadah tetapi dapat juga menjadi tempat untuk pelatihan generasi muda agar terhindar dari kegiatan negatif," ujar Rico Waas.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pembangunan, P Siregar dalam sambutannya mengenang masa-masa sulit saat anak-anak sekolah minggu harus belajar di bawah tenda di belakang gereja. Kondisi itulah yang memicu semangat untuk membangun fasilitas yang lebih layak.

"Awalnya kita membuat tenda di belakang gereja. Di sanalah anak-anak kita bersekolah minggu. Itulah latar belakang utamanya," kenang P Siregar.

Dijelaskannya, Peletakan batu pertama pembangunan  gedung ini dilakukan pada 6 Februari 2022 dan selesai di akhir tahun 2025.

"Gedung ini adalah buah dari kerja sama yang baik dengan seluruh umat se-paroki. Semoga fasilitas ini dapat meningkatkan pelayanan pastoral dan sosial keagamaan di sekitar kita," ucapnya.

Dalam peresmian Gedung Karya Pastoral Stasi Santo Yosef Gedung Johor ini, Wali Kota Medan Rico Waas disematkan kain ulos oleh panitia sebagai ungkapan terimakasih atas kehadirannya pada pertemuan tersebut.(hm)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas