Oleh : Radar Medan | 15 Nov 2019, 09:50:27 WIB | 👁 1698 Lihat Internasional
RADARMEDAN.COM, AMERIKA SERIKAT – Anak Sumatera Utara (Sumut) kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia. Mereka adalah para siswa dari Chandra Kumala School yang mengikuti World Scholar’s Cup - Tournament of Champion (WSC - ToC), di Yale University, New Haven, Connecticut, Amerika Serikat, 8-13 November 2019.
Bersaing dengan ribuan peserta dari 60 negara, Tim Chandra Kumala School yang terdiri atas Fakhira, Bramasto, dan Iradatin berhasil meraih 7 medali di World Scholars Cup Tournament of Champion, yang terdiri atas 3 medali emas dan 4 medali perak.
Fakhira merupakan putri dari Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan Sri Ayu Mihari, Bramasto Rahman Prasojo putra dari Gede Pardianto dan Diyah Purworini, serta Iradatin putri dari Kodrat Shah dan Karmila Iskandar. Ketiganya berhasil melaju ke babak final WSC-ToC di Yale University, Amerika Serikat, setelah berhasil melewati babak final di World Scholar's Cup Filipina. Singapore International School (SIS) juga mengirimkan beberapa muridnya untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Melihat anak-anak Sumut berhasil mengukir prestasi dan mengharumkan nama Sumut dan Indonesia di kancah internasional, Wagub Musa Rajekshah pun tidak mampu menutupi kegembiraannya. “Selamat anak-anak ku, kami sangat bangga kepada kalian, yang sudah berjuang maksimal, mengesampingkan lelah dan mengeluarkan seluruh daya upaya yang kalian punya. Semoga kemenangan menjadi pengingat kita untuk berbuat yang lebih baik di masa depan,” tulis Wagub dalam akun instagramnya, Rabu (14/11).
Musa Rajekshah juga mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat Sumut. “Semua ini tak lepas dari doa saudara saudara saya semua, yang telah mendukung kami dan perwakilan Sumatera Utara untuk berlaga di Amerika. Kemenangan ini untuk Sumatera Utara,” katanya.
Menurut Wagub, WSC-ToC bukan hanya merupakan ajang kompetisi international yang biasa saja. Melainkan kompetisi akademis dalam format grup. “Selain itu, di sini juga untuk menarik minat siswa belajar di luar kurikulum sekolah dan belajar budaya dari siswa seluruh dunia yang berbeda serta membahas masalah dan ide yang relevan dengan permasalahan yang sedang terjadi hari ini,” kata Wagub.
Selain itu, banyak keuntungan yang bisa didapat oleh peserta dalam meningkatkan pengetahuan akademis. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan baik untuk saling mempelajari budaya dari berbagai negara. “Karena pada beberapa kesempatan para peserta akan dipasangkan dengan peserta dari negara lain,” kata Wagub.
Kompetisi tersebut, kata Wagub, merupakan kesempatan sekolah-sekolah yang ada di Sumut untuk menjajaki kerja sama dengan sekolah lain di luar negeri. Serta bisa memberikan pengalaman dan pengetahuan baru kepada para siswa. (Humas Sumut)/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .