Proyek Bernilai Rp 3,8 M Terkesan Asal Jadi, Pagar Pembatas Waduk Sei Harapan Rusak Parah

Oleh : Radar Medan | 21 Jan 2021, 18:04:13 WIB | 👁 2480 Lihat
Nasional
Proyek Bernilai Rp 3,8 M Terkesan Asal Jadi,  Pagar Pembatas Waduk Sei Harapan Rusak Parah

Keterangan Gambar : Kondisi pagar pembatas waduk nyaris tumbang (foto:manser)


RADARMEDAN.COM, BATAM – Proyek pembangunan pembatas pagar waduk Sei Harapan, Sekupang -  Batam, kini kondisinya rusak parah. Kerusakan pagar pembatas waduk tersebut, diduga karena pengerjaan asal jadi. Sehingga, sebagian tiang pagar itu roboh. Hal itu diperparah lagi dengan curah hujan yang berkepanjangan beberapa waktu lalu, mengakibatkan semakin parah kerusakan pagar itu.

Seperti penuturan Swandi (45), salah seorang warga Sekupang menyebut, pembangunan pembatas pagar waduk Sei Harapan itu, baru selesai dikerjakan kurang lebih 2 bulan lalu. Namun saat ini, kondisi pagarnya sangat memprihatinkan, karena sebagian tiang pengikat pagar tersebut sudah rusak dan tumbang. 

“Baru dibangun, tiang dan pagarnya sudah banyak yang tumbang. Kalau kita perhatikan, pekerjaan pagar tersebut terkesan asal jadi. Karena kita lihat, galian pondasi tiangnya kurang dalam hanya sekitar 25 cm saja. Jadi begitu hujan turun lebat, tanah yang menahan pondasi tiang itu terkikis air hujan yang mengalir, akibatnya tiang pagar tersebut roboh,” kata Swandi.

Hal senada juga dikatakan warga lainnya, pengecoran tiang pagar itu campuran adukannya diduga  hanya dengan campuran pasir dan semen, tidak diaduk dengan campuran batu coral sebagaimana coran tiang selayaknya. 

“Kita perhatikan, campuran adukan untuk pengecoran tiang pagar itu, hanya diaduk pasir sama semen saja, tidak dicampur dengan batu coral. Sedangkan besi tiangnyapun cuma dipasang pakai besi 2 stick. Jadi pengecoran tiang pagar itu tampaknya kurang kokoh, apalagi tiang cuma pakai pipa paralon saja membungkus coran tersebut. Sehingga, pipa paralon pembungkus tiang coran itu kebanyakan saat ini sudah pecah-pecah. Jadi pembangunan pagar tersebut terkesan menghamburkan uang negara saja, karena kelihatannya asal jadi,” ungkap warga itu dengan polos.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Komunikasi Media dan Antar Lembaga Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam Suzani, ketika dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, Kamis (21/1/2021) menyebut, adapun penyebab terjadinya kerusakan pagar pembatas waduk Sei Harapan itu, karena kondisi curah hujan yang tinggi, diperparah lagi pada lokasi pagar yang bagian atasnya masih berupa tebing yang curam. Sehingga air yang turun menggerus pagar. 

“Saat ini masih dalam tahap pemeliharaan oleh kontraktor. Pihak kontraktor inventrisasi kerusakan untuk diperbaiki. Sehingga dapat berfungsi sebagaimana diharapkan,” katanya.

Menurut Suzani, nilai proyek pagar itu sebesar Rp 3,8 milliar. Proyek tersebut dikerjakan kontraktor PT Nusantara Sukses Investa dengan panjang pagar 5000 meter. “Masalah nilai proyeknya sebesar Rp 3,8 milliar. Dengan panjang pemagaran 5 kilo meter. Sedangkan tahap pemeliharaan selama 3 bulan,” ujarnya.

Pantauan media ini di lapangan, sampai berita ini diturunkan redaksi, tampaknya belum ada tanda-tanda untuk melakukan perbaikan dari pihak kontraktor. Sementara sebagaimana pernyataan yang disampaikan kepada media ini, masa pemeliharaan hanya selama 3 bulan saja. Tampak saat ini, kondisi sebagian pagar pembatas waduk itu masih tumbang. Begitu juga pada pagar yang tampak masih berdiri, kalau digoyang sedikit dikhawatirkan akan tumbang, karena pondasi tiangnya kurang kokoh. (manser/PR ).


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas