Polisi Tangkap 9 Tersangka Perusakan Rumah Doa di Padang
Oleh : Radar Medan | 29 Jul 2025, 10:02:55 WIB | 👁 771 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Polisi menangkap sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan sebuah rumah doa sekaligus tempat pendidikan agama milik jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat. Senin (28/7/2025).
RADARMEDAN.COM, PADANG - Polisi menangkap sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan sebuah rumah doa sekaligus tempat pendidikan agama milik jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.
Peristiwa perusakan itu terjadi pada Minggu (27/7/2025) sore dan sempat terekam dalam sejumlah video yang beredar luas di media sosial.
Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah pihaknya mengidentifikasi para tersangka melalui video-video yang beredar.
“Yang sudah kita amankan sembilan orang. Tentunya akan berkembang lagi. Sembilan orang ini sesuai dengan apa yang ada di video yang sudah ada, karena ada bukti-bukti maka kami amankan semua,” ujar Solihin, dikutip dari video yang diunggah akun Instagram Polresta Padang, Senin (28/7/2025).
Solihin menambahkan bahwa situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif. Ia mengimbau masyarakat agar tidak bertindak gegabah.
“Jangan masyarakat gegabah, jangan masyarakat bertindak anarkis. Semua ada hukum. Jadi siapa yang berbuat maka akan bertanggung jawab,” tegasnya.
Sebelumnya, video perusakan rumah doa tersebut sempat viral, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infosumbar. Dalam video itu terlihat sejumlah orang melempari jendela rumah dengan batu dan kayu. Di dalam rumah, beberapa perempuan bergegas menyelamatkan anak-anak yang menangis histeris.
Pendeta GKSI Padang, F. Dachi, menyebutkan bahwa saat kejadian, puluhan jemaat sedang berdoa dan anak-anak tengah belajar agama.
“Saat itu datang ketua RW dan RT memanggil untuk berbicara di belakang rumah. Namun di depan, warga ramai datang dan melakukan perusakan,” kata Dachi saat dihubungi Minggu malam.
Ia menambahkan bahwa kaca jendela dipecahkan, aliran listrik diputus, dan sejumlah peralatan dirusak. Akibat insiden itu, dua anak mengalami luka.
Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran turun langsung ke lokasi dan memfasilitasi mediasi antara jemaat GKSI dan warga. Mediasi yang juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Padang dan pihak kepolisian berlangsung di kantor Camat Koto Tangah hingga tengah malam.
Fadly mengatakan bahwa kesepahaman telah tercapai antara kedua belah pihak. Ia menegaskan bahwa insiden itu bukanlah konflik yang berkaitan dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
“Untuk kesalahpahaman sudah clear bahwa insiden ini tidak terkait SARA. Untuk tindakan yang masuk ranah pidana ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” kata Fadly.(hm/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .