Polda Sumut Tetapkan Istri Mantan Pejabat BNI Aek Nabara Sebagai Tersangka TPPU
Oleh : Radar Medan | 12 Mei 2026, 14:47:28 WIB | 👁 18 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut resmi menetapkan CR alias Rosa (CR) sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Selasa (12/5/2026).
RADARMEDAN.COM - Babak baru dari kasus dugaan penggelapan dana nasabah dan jemaat Paroki Aek Nabara senilai Rp28 miliar kembali bergulir.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut resmi menetapkan CR alias Rosa (CR) sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
CR diketahui merupakan istri dari Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Khas Bank BNI Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu, yang menjadi tersangka utama dalam kasus penggelapan investasi bodong ini.
"Istri Andi Hakim sudah ditetapkan sebagai tersangka," terang Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rahmat Budi Handoko, kepada wartawan di Medan, Selasa (12/5/2026).
Kombes Rahmat menjelaskan, penetapan status tersangka terhadap Camelia Rosa telah dilakukan sejak 6 Mei 2026 lalu. Ia diduga kuat ikut menikmati dan mengelola uang hasil penggelapan yang dilakukan suaminya. Aliran dana tersebut disinyalir digunakan untuk membiayai berbagai bisnis, mulai dari pembangunan kafe, Mini Zoo, hingga fasilitas Sport Center.
Dengan penetapan ini, Andi Hakim kini terjerat dua kasus sekaligus, yakni tindak pidana penggelapan dan TPPU, sementara istrinya hanya dijerat dengan pasal TPPU.
"Jadi, untuk tersangka TPPU adalah Andi Hakim dan istrinya, CR. Sedangkan untuk tersangka penggelapan uang nasabah, sampai saat ini hanya Andi Hakim," jelas Dirreskrimsus.
Meski telah berstatus tersangka, CR hingga kini belum ditahan oleh pihak kepolisian. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil karena tersangka dianggap tidak mempersulit jalannya pemeriksaan.
"Pertimbangan penyidik, CR tidak dilakukan penahanan karena ia kooperatif," ungkap Kombes Ferry.
Lebih lanjut, Ferry merinci besaran nilai uang yang dicuci oleh pasangan suami istri tersebut. Dari total Rp28 miliar uang hasil penggelapan, sebagian besar telah beralih wujud. "Berdasarkan penyidikan sementara, diketahui keduanya sudah menggunakan uang hasil penggelapan untuk TPPU sebesar Rp7 miliar," pungkasnya.
Sebagaimana rekam jejak kasus ini sebelumnya, Andi Hakim diduga kuat menggelapkan uang jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara dengan modus menawarkan program investasi fiktif yang menjanjikan keuntungan bunga sebesar 8 persen per tahun.
Andi dan istrinya sempat berupaya melarikan diri ke Australia, namun pelarian tersebut berhasil digagalkan. Keduanya ditangkap oleh personel Subdit II Ditreskrimsus Polda Sumut di Bandara Internasional Kualanamu pada Senin, 30 Maret 2026 lalu. Kini penyidik terus menelusuri sisa aset-aset lain yang diduga berasal dari kejahatan finansial tersebut.(HM)
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .