Oknum Guru Ditangkap Polres Tanah Karo Karena Cabuli 9 Siswi SD
Oleh : Radar Medan | 16 Nov 2019, 21:32:00 WIB | 👁 2989 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, KARO - Dunia Pendidikan di Kabupaten Karo tercemar akibat ulah diduga oknum seorang guru SDN di Kabanjahe, Kabupaten Karo mencabuli siswinya sendiri.
AT (52) oknum Guru salah satu SD Negeri Kabanjahe, Tidak dapat berkutik usai petugas kepolisian dari Polres Tanah Karo mengamankan dari rumahnya di Kabanjahe Kabupaten Karo, Sabtu (16/11/2019) sekira pukul 11.00 WIB.
ASN ini diamankan karena di duga mencabuli 9 siswinya saat berada dalam ruang kelas. Hal ini terungkap usai salah seorang siswi mengaku takut untuk pergi ke sekolah kepada orang tuanya. Setelah ditanyai ternyata dicabuli oleh gurunya dengan cara menarik badan korban dan memangkunya diatas paha, kemudian pelaku mencium pipi, bibir, memeluk, dian juga meraba-raba kemaluan korban dari luar pakaian korban.
Tak terima akan hal itu, orang tua korban yang mendengar pengakuan tersebut langsung saja mendatangi sekolah untuk menanyakan hal tersebut. Dan bertemu dengan salah seorang guru dan langsung menanyakan kepada murid-murid di kelas satu,
Ternyata dari pengakuan siswa, Ada 9 murid perempuan mengaku pernah dicabuli oleh pelaku.
Selanjutnya orang tua korban dan guru melaporkan kejadian ini ke Polres Tanah Karo.
Orang tua korban mengatakan kalau anaknya mengaku takut untuk sekolah karena bertemu pelaku.
"Dia (korban) bilang kalau gak mau sekolah, takut. Kalau sekolah minta diantar dan dijemput setiap harinya karna takut .
Ketika ditanya, rupanya oknum gurunya sering megang-megang kemaluannya," jelasnya.
Usai mendapatkan laporan tersebut, Petugas kepolisian langsung mengarahkan korban visum ke RSUD Kabanjahe, Sementara petugas langsung mengamankan pelaku dari rumahnya dan langsung digiring ke Polres Tanah Karo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Menurut Humas Polres Tanah Karo, Aiptu Joni Sitepu, Mengatakan kalau pelaku merupakan wali kelas korban, Dan pelaku sudah diamankan di Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polres Tanah Karo. "Pelaku merupakan wali kelas ke sembilan korban, dan perbuatannya dilakukan di dalam ruang kelas.
"Sudah kita amankan untuk dimintai keterangan selanjutnya kita akan periksa saksi-saksi," urai Joni Sitepu
Untuk pelaku terancam perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 82 ayat (1) dari Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang. (RT/RM)/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .