PLN Labuhanbatu Lakukan Perawatan, Sejumlah Lokasi Ini Akan Padam Sementara

Oleh : Radar Medan | 21 Okt 2021, 08:23:52 WIB | 👁 5623 Lihat
Daerah
PLN Labuhanbatu Lakukan Perawatan, Sejumlah Lokasi Ini Akan Padam Sementara

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuhan Bilik terus berupaya menjaga kehandalan pasokan listrik bagi pelanggan, dengan melakukan pemeliharaan jaringan listrik. 

Tercatat ada tiga wilayah rencana penyulangan listrik yang ada di Labuhanbatu akan di lakukan pemadaman sementara, untuk pekerjaan pemeliharaan jaringan dan perintisan pohon. Pada Kamis (21/10/2021) pukul 08.00 - 16.00 WIB

Manager ULP Labuhan Bilik melalui Kordinator Kantor Jaga Negeri Lama Yudi Astaman, membenarkan perencanaan pemadaman yang akan dilakukan di tiga titik penyulang.

"Iya benar rencana hari Kamis akan di lakukan pemadaman sementara di tiga penyulang BK01, BK02 dan BK03 mulai pukul 08 : 00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat khususnya kepada pelanggan yang mengalami gangguan pasokan listrik akibat pekerjaan pemeliharaan," sebut Yudi.

Wilayah yang akan berdampak dilakukan pemadaman yakni meliputi lenyulang BK01: Kampung Selamat, Cabang Dua, Sei Dumun, Sei Rakyat, Bagan Bilah, Sei Pelancang, Kebun Nenas, Selat Beting, Sei Jambu, Sei Merdeka, HPP, CSM, Sei Tawar, Telaga Suka, Sei Lumut, Sei Sanggul, Sei Berombang, Sei Sakat, Sei Baru, Wonosari dan Sei Tawar.

Penyulang BK02 meliputi: Tandas, Botton, Simpang Nenas, Amoco, Sidodadi, Kampung Baru, Sei Jawi Jawi, Tanjung Haloban, Tanjung Sarang Elang, Pasar Batu, Cinta Makmur, Besar Ajamu, Pondok Wessel, HSJ, Sei Cina, Penggantungan, Sei Sitorus, Empat Lima dan Jawi Jawi Seberang.

Penyulang BK03 meliputi : DLI Wonosari, Cisadane, Bulu Tolang, Sei Siarti, Sei Tampang Ulak Kuba, Ulak Kuba Tanjung Mulia, Negeri Lama, Negeri Baru, Socfindo, Sennah, Kampung Bilah, Pangkatan, Sei Pinang, Meranti Paham, PTPN Ajamu 2,  Selat Beting dan Disbun Kartel.

Yudi menghimbau agar masyarakat tidak mendirikan bangunan atau tiang antena dan memasang spanduk atau baliho serta menanam tumbuhan yang berdampak menimbulkan gangguan dengan jaringan listrik.

"Karena, jika bangunan, tiang dan baliho serta tumbuhan tinggi di pasang berdekatan dengan jaringan listrik. Apabila bersentuhan dengan kabel listrik yang bertegangan tinggi, berpotensi menyebabkan gangguan aliran listrik. Akibatnya jaringan listrik langsung padam dan dapat membahayakan orang di sekitarnya," timpalnya.

Yudi juga mengingatkan kepada lapisan masyarakat tentang mekanisme jarak aman dari kabel listrik  yang bertegangan tinggi.

"Kepada lapisan masyarakat, perlu diingat dan dipatuhi. Jarak aman dari kabel listrik yang bertegangan tinggi yaitu 3 meter" tutupnya. (BS)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya
Gubsu_Menemui_Guru_03.jpg

Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔17:10:33, 31 Okt 2025

RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas