Petani Sawit Bisa Dapat Dana Tanam Ulang 25 Juta
IPOS Forum 2019

Oleh : Radar Medan | 26 Jul 2019, 17:03:52 WIB | 👁 2547 Lihat
Ekonomi
Petani Sawit Bisa Dapat Dana Tanam Ulang 25 Juta

RADARMEDAN.COM – Wakil Gubernur Sumatera (Wagub Sumut) Musa Rajekshah meminta para petani kelapa sawit  untuk memanfaatkan dana dana hibah dari Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Sawit (BPDPKS) sebesar Rp25 juta/hektare (ha) untuk peremajaan (replanting) kelapa sawit. Sehingga produksi sawit petani dapat terus ditingkatkan.
 
Dana hibah Rp25 juta/ha itu disiapkan BPDPKS untuk peremajaan kelapa sawit perkebunan rakyat. Untuk mendapatkannya tidak terlalu sulit, pemohon harus merupakan anggota kelompok tani, surat tanah berstatus Sertifikat Hak Milik, KTP dan kemudian BPDPKS akan melakukan verifikasi lahan.
 
“Ada dana hibah dari pemerintah pusat untuk replanting kelapa sawit, tetapi dari pengamatan saya tidak banyak petani kita yang memanfaatkan itu. Padahal itu sangat lumayan, bayangkan rata-rata kita butuh sekitar Rp40 juta untuk replanting kelapa sawit per hektarnya, pemerintah menyiapkan Rp25 juta, tentunya itu akan sangat membantu. Kita malah lebih berani meminjam ke bank padahal ada yang free,” kata Wagub Musa Rajekshah ketika membuka secara resmi acara Indonesian Palm Oil Stakeholder Forum ke-4 (IPOS Forum 2019) di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 7, Medan, Kamis (25/7).
 
IPOS Forum merupakan wadah bagi pada stakeholder perkelapasawitan nasional untuk mendiskusikan isu-isu utama sawit nasional hingga ke rencana aksi. Mendiskusikan tema seperti Percepatan Program Sawit Rakyat, Keamanan Perkebunan, Percepatan Program ISPO, Perda dan sebagainya. Tujuannya, untuk menemukan solusi atau kesepakatan bersama atas isu-isu yang diangkat dalam forum ini. Dan ini merupakan agenda tahunan GAPKI yang sudah dilakukan sejak tahun 2016.
 
Musa Rajekshah juga berharap petani-petani sawit bisa menanam sawit dengan baik, demi kesinambungan dan produktivitas sawit itu sendiri. Juga tetap memperhatikan dan menjaga kelestarian lingkungan.
 
“Teknologi terus berkembang, teknologi replanting juga berkembang, sekarang ada bibit sawit yang bisa menghasilkan lebih cepat. Kita perlu mengikuti perkembangan tersebut. Selain itu kita juga harus melibatkan masyarakat, perkebunan sawit harus bermanfaat untuk masyarakat sekelilingnya, bisa dengan pola intiplasma atau CSR,” tambah Wagub.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I (Urusan Organisasi) GAPKI Kacuk Sumarto merasa perlu adanya perubahan signifikan di kelapa sawit saat ini dan salah satunya adalah mengembalikan marwah Sumut sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Karena menurutnya Sumut memang memiliki segala hal yang dibutuhkan untuk menghasilkan kelapa sawit yang unggul.
 
“Perkiraannya ada penurunan ekspor kelapa sawit sekitar 20 juta ton tahun depan karena adanya upaya mencari pengganti produk kelapa sawit dan itu sudah dilakukan Uni Eropa. Karena itu kita perlu mengembalikan kejayaan kelapa sawit dan marwah kelapa sawit itu ada di Sumut. Bila kita kembalikan marwah ini kepada Sumut, kejayaan kelapa sawit akan kembali lagi,” kata Kacuk.
 

Turut hadir di acara tersebut Kadis Perkebunan Pemprov Sumut Herawaty, para pengurus GAPKI Sumut dan Aceh, petani sawit Sumut dan Aceh, pimpinan perusahaan sawit, serta undangan lainnya. (Humas)PE/red


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas