Pemko Pematangsiantar Mulai Cek Kesehatan Gratis di 19 Puskesmas
Oleh : Radar Medan | 11 Feb 2025, 07:38:50 WIB | 👁 1315 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar laksanakan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bagi yang berulang tahun, dimulai Senin (10/02/2025).
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bagi yang berulang tahun, dimulai Senin (10/02/2025). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar mengimbau seluruh Puskesmas untuk memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat.
"Untuk seluruh Puskesmas yang berjumlah 19 di Kota Pematangsiantar, sudah bisa melaksanakan Cek Kesehatan Gratis ulang tahun," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Pematangsiantar dr Fitri Sari Saragih, saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (10/02/2025).
Dijelaskannya, masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan CKG agar mendaftarkan diri melalui "aplikasi SATUSEHAT". Sedangkan bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses aplikasi secara online, bisa mendaftar secara manual di Puskesmas terdekat.
Masih kata Fitri, Dinkes Kota Pematangsiantar telah melaksanakan simulasi CKG terhadap enam warga yang berulang tahun di bulan Januari di Puskesmas Raya, Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat, Jumat (31/01/2025) lalu.
Ia menegaskan, petugas Puskesmas akan membantu, dan masyarakat bisa mendapatkan CKG dalam kurun waktu mulai dari hari ulang tahun hingga 30 hari berikutnya.
Kemenkes, lanjutnya, menetapkan kuota 30 orang per hari untuk masyarakat yang melakukan CKG sebagai kado ulang tahun.
Untuk bayi, pemeriksaan meliputi kekurangan hormon tiroid, G6PD, PJB, dan pertumbuhan. Pada balita dan anak pra-sekolah meliputi perkembangan hingga fungsi indra. Untuk dewasa pemeriksaan meliputi kardiovaskular, paru, kanker, fungsi indra, hati, geriatri, hingga kesehatan jiwa.
dr Fitri mengakui sejauh ini hambatan tidak ada. Namun dalam melakukan skrining, dibutuhkan cukup banyak waktu pada pemeriksaan kesehatannya.
Dijelaskannya, CKG dibagi sesuai siklus hidup, mulai bayi lahir, balita, usia produktif yang dibagi dalam 3 rentang umur, dan lansia.
"Jadi ada enam kelompok sesuai siklus hidup yang dilayani. Jadi pemeriksaannya berbeda-beda. Antara bayi lahir, balita, usia produktif 18-59, lansia mulai 60 tahun," terangnya sembari menyampaikan untuk syarat masyarakat tinggal membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Program CKG dimulai serentak di seluruh Puskesmas di Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan pemberian CKG untuk 280 juta penerima. (Ril/jait)/pe
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .