13.702 Keluarga di Sumut Terima Bantuan Pascabencana, Stimulan Ekonomi Tembus Rp 68 Miliar
Oleh : Radar Medan | 02 Okt 2026, 17:53:10 WIB | 👁 66 Lihat Umum
Keterangan Gambar : RADARMEDAN.COM, MEDAN - Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat sebanyak 13.702 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan pascabencana. Bantuan tersebut mencakup hunian, jaminan hidup (jadup), serta stimulan ekonomi. Kepala Dinas Sosial Sumut, Ady Putra, menyampaikan bahwa proses penyaluran bantuan di sebagian besar kabupaten/kota di Sumut saat ini sudah rampung. "Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi," ujar Ady saat temu pers bersama Diskominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan. Ady menjelaskan, alokasi anggaran untuk bantuan hunian dan jaminan hidup masing-masing bernilai Rp 45,084 miliar. Sementara untuk program stimulan ekonomi, dari total alokasi Rp 75,14 miliar, terealisasi sebesar Rp 68,51 miliar. Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan alokasi terbesar. Bantuan hunian dan jaminan hidup di wilayah ini dialokasikan Rp 27,618 miliar untuk 9.206 KPM, dan telah terealisasi Rp 27,201 miliar bagi 9.067 KPM (98,49 persen). Untuk stimulan ekonomi, Tapteng merealisasikan Rp 45,335 miliar dari alokasi Rp 46,03 miliar. Di Kabupaten Langkat, penyaluran hunian dan jaminan hidup terealisasi Rp 3,85 miliar bagi 1.286 KPM dari alokasi Rp 3,88 miliar (1.296 KPM). Program stimulan ekonomi di Langkat juga tersalurkan Rp 6,43 miliar dari alokasi Rp 6,48 miliar. Sementara itu, Kota Sibolga mencatatkan realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup sebesar Rp 1,08 miliar untuk 367 KPM (alokasi Rp 1,10 miliar) serta stimulan ekonomi Rp 1,81 miliar (alokasi Rp 1,83 miliar). Adapun di Tapanuli Utara, bantuan hunian dan jaminan hidup terealisasi Rp 1,08 miliar bagi 361 KPM (alokasi Rp 1,30 miliar), dan stimulan ekonomi tersalurkan Rp 1,80 miliar dari alokasi Rp 2,17 miliar.
RADARMEDAN.COM, MEDAN - Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat sebanyak 13.702 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan pascabencana. Bantuan tersebut mencakup hunian, jaminan hidup (jadup), serta stimulan ekonomi.
Kepala Dinas Sosial Sumut, Ady Putra, menyampaikan bahwa proses penyaluran bantuan di sebagian besar kabupaten/kota di Sumut saat ini sudah rampung.
"Sebagian besar kabupaten/kota sudah tuntas terealisasi," ujar Ady saat temu pers bersama Diskominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan.
Ady menjelaskan, alokasi anggaran untuk bantuan hunian dan jaminan hidup masing-masing bernilai Rp 45,084 miliar. Sementara untuk program stimulan ekonomi, dari total alokasi Rp 75,14 miliar, terealisasi sebesar Rp 68,51 miliar.
Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan alokasi terbesar. Bantuan hunian dan jaminan hidup di wilayah ini dialokasikan Rp 27,618 miliar untuk 9.206 KPM, dan telah terealisasi Rp 27,201 miliar bagi 9.067 KPM (98,49 persen). Untuk stimulan ekonomi, Tapteng merealisasikan Rp 45,335 miliar dari alokasi Rp 46,03 miliar.
Di Kabupaten Langkat, penyaluran hunian dan jaminan hidup terealisasi Rp 3,85 miliar bagi 1.286 KPM dari alokasi Rp 3,88 miliar (1.296 KPM). Program stimulan ekonomi di Langkat juga tersalurkan Rp 6,43 miliar dari alokasi Rp 6,48 miliar.
Sementara itu, Kota Sibolga mencatatkan realisasi bantuan hunian dan jaminan hidup sebesar Rp 1,08 miliar untuk 367 KPM (alokasi Rp 1,10 miliar) serta stimulan ekonomi Rp 1,81 miliar (alokasi Rp 1,83 miliar).
Adapun di Tapanuli Utara, bantuan hunian dan jaminan hidup terealisasi Rp 1,08 miliar bagi 361 KPM (alokasi Rp 1,30 miliar), dan stimulan ekonomi tersalurkan Rp 1,80 miliar dari alokasi Rp 2,17 miliar.(fs)/pe
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .