Influenza A Naik di September, Dinkes Medan Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit
Oleh : Radar Medan | 02 Okt 2026, 09:37:48 WIB | 👁 76 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Surya Syahputra Pulungan
RADARMEDAN.COM - Dinas Kesehatan Kota Medan memperkuat kewaspadaan terhadap penyebaran Influenza A menyusul adanya peningkatan kasus pada September 2026. Sepanjang Januari hingga September 2026, tercatat 15 kasus Influenza A dan 3 kasus Influenza B di Kota Medan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Surya Syahputra Pulungan, M.Kes, mengatakan peningkatan kasus tersebut menjadi perhatian Dinkes Medan. Terlebih, virus Influenza A memiliki karakteristik mudah menular dari satu orang ke orang lain dan menyerang sistem pernapasan.
“Faktor penyebab Influenza A ini adalah virus Influenza A yang sangat mudah menyebar dari satu orang ke orang lain,” kata Surya saat dikonfirmasi usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Walikota Medan, Kamis (1/10/26).
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Dinas Kesehatan terus memperkuat langkah antisipasi agar penyebaran virus dapat ditekan. Salah satunya dengan meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan.
Dinkes Medan telah mengeluarkan surat kesiapsiagaan terkait Influenza A untuk disosialisasikan kepada seluruh fasilitas kesehatan, baik Puskesmas maupun rumah sakit.
Surat tersebut menjadi bagian dari langkah kewaspadaan agar fasilitas kesehatan memiliki kesiapan dalam menghadapi dan menangani masyarakat yang mengalami gejala influenza.
Surya mengatakan kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih adalah masyarakat berisiko tinggi, terutama lansia, warga dengan penyakit penyerta atau komorbid, serta pelaku perjalanan luar negeri.
“Karena sangat gampang menyebar, jadi memang terkait virus ini harus benar-benar diantisipasi supaya penyebarannya dapat diantisipasi dengan berbagai cara,” katanya.
Di tingkat masyarakat, Surya mengingatkan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah sederhana untuk mencegah penularan.
Masyarakat diminta rajin mencuci tangan menggunakan sabun maupun hand sanitizer. Selain itu, etika batuk dan bersin juga harus diterapkan untuk mencegah droplet menyebar kepada orang lain.
Penggunaan masker juga dianjurkan, khususnya bagi masyarakat yang sedang mengalami gejala seperti batuk atau pilek.
“Dengan menggunakan masker juga sebagai salah satu pilihan bila mengalami gejala pilek ataupun batuk,” jelasnya.
Surya juga mengimbau masyarakat tidak mengabaikan gejala yang muncul. Jika mengalami demam, batuk, nyeri tenggorokan, pilek, perasaan lemah (malaise), maupun nyeri otot (myalgia), masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti Puskesmas.
Menurutnya, gejala Influenza A pada awalnya dapat menyerupai flu biasa. Karena itu, pemeriksaan dini penting dilakukan agar kondisi masyarakat dapat segera ditangani sesuai kebutuhan.
“Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, pilek, ataupun perasaan lemah atau malaise, maupun nyeri-nyeri otot atau myalgia,” ujarnya.
Dinkes Medan pun mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan tanpa panik. Penerapan PHBS, etika batuk dan bersin, penggunaan masker ketika mengalami gejala, serta pemeriksaan lebih awal di fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penularan Influenza A di Kota Medan.
Selain itu, lanjut Surya, Dinkes Medan juga menerbitkan surat pemberitahuan kepada Seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit se- Kota Medan, untuk kesiapsiagaan terkait Influenza A, sebagai upaya kewaspadaan. Diantaranya mengadakan penyuluhan dan pergerakan masyarakat termasuk organisasi masyarakat potensial dan menggunakan kearifan lokal untuk mencegah Influenza A, melakukan skrinning pada Pasien di Puskesmas yang mengalami gejala seperti demam >38 C dan batuk serta gejala tidak lebih dari 10 (sepuluh) hari dan melaksanakan skrinning Pasien yang masuk ke RS dengan gejala demam >38C atau batuk serta gejala tidak lebih dari 10 (sepuluh) hari dan membutuhkan perawatan inap.(HM)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .