Pemko Medan Teken Pakta Integritas Data Driven Leadership, Era Baru Medan Satu Data Dimulai
Oleh : Radar Medan | 22 Nov 2025, 09:48:21 WIB | 👁 541 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas bersama OPD dan Camat se-Kota Medan menandatangani Pakta Integritas Data Driven Leadership, Jumat (21/11/25),
RADARMEDAN.COM - Kota Medan akhirnya mengambil langkah yang selama ini hanya dibicarakan banyak daerah, namun jarang benar-benar dilakukan menjadikan data sebagai “senjata utama” kepemimpinan. Jumat (21/11/25), seluruh Pimpinan OPD dan Camat se-Kota Medan menandatangani Pakta Integritas Data Driven Leadership sebuah deklarasi terbuka bahwa era kerja asal-asalan tanpa data resmi berakhir mulai hari ini.
Di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, di hadapan jajaran pejabat dan mitra strategis seperti Komisi Informasi Sumut dan BPS Medan, Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas tampil tegas. Ia tak sekadar bicara reformasi, tapi menantang para pemimpin OPD untuk masuk ke standar baru pemerintahan: kerja berbasis data atau tersingkir oleh sistem yang semakin transparan.
“Siapa yang punya data, dialah yang punya masa depan,” tegas Rico Waas.
Pernyataannya terdengar seperti ultimatum. Bahwa ke depan, kebijakan tak lagi cukup disusun dari laporan “katanya” atau presentasi yang manis. Semua harus berbasis data riil, yang bisa diuji, dilacak, dan dipertanggungjawabkan.
Rico Waas bahkan menyentil praktik lama yang kerap menghambat efektivitas kebijakan.
“Kalau datanya lengkap, kerja kita on point. Kalau tidak, kita hanya menebak-nebak dan membuang waktu,” ujarnya.
Salah satu contoh yang ia buka langsung: ribuan warga sudah mendapat pekerjaan lewat Job Fair Dinas Ketenagakerjaan sepanjang 2025. Namun tanpa data yang rapi, Pemko tidak bisa membaca pola jenis pekerjaan apa yang paling dicari, pendidikan apa yang paling dibutuhkan pasar, hingga program pelatihan apa yang harus ditambah.
“Data itu bukan hanya laporan. Itu arah masa depan,” tekan Wali Kota.
Langkah strategis ini dibangun dari pondasi yang kuat. Kadis Kominfo sekaligus Wali Data Kota Medan, Arrahmaan Pane, melaporkan bahwa Kominfo dan BPS telah melakukan roadshow bimbingan teknis ke delapan PD. Kini seluruhnya sudah memiliki tim data.
Hasilnya 580 dataset terkumpul Target 644 dataset Total dataset hanya dalam kurun waktu 2 bulan, sehingga yang sudah bisa dibagipakaikan melalui portal Medan Terkini: 1.768 dataset yang lengkap dengan metadatanya. Angka yang jelas, konkret, dan menunjukkan bahwa Medan tidak lagi bermain di level wacana.
Penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership bukan cuma acara resmi. Ini “kode keras” bahwa Pemko Medan memasuki era baru—di mana keputusan publik harus akurat, mudah diaudit, dan berbasis pada data yang tak bisa dimanipulasi.
Medan sedang mempercepat diri menjadi salah satu kota dengan ekosistem data terbaik di Indonesia. Dan mulai hari ini, tidak ada lagi alasan bagi OPD untuk bekerja tanpa data. Era Medan Satu Data telah resmi dimulai.(r/pe)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .