Oleh : Radar Medan | 10 Feb 2021, 21:06:53 WIB | 👁 2006 Lihat Wisata
RADARMEDAN.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mengembangkan pariwisata di Pulau Ngenang. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau yang berada di Kecamatan Nongsa itu, mulai menggeliat setelah ada sentuhan dari Pemko Batam melalui Ketua Dewan Kerajinan Daerah Nasional (Dekranasda) Batam, Marlin Agustina Rudi.
Penegasan untuk mengembangkan sektor pariwisata tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Ngenang, Rabu (10/2/2021). Pengembangan pariwisata tersebut harus mulai dari mudahnya akses menuju Ngenang.
“Tadi ada usulan dari warga untuk membangun pelabuhan. Ini sudah ditegaskan Dinas Perhubungan Batam akan menjadi prioritas,” ujar Amsakar.
Selain akses, fasilitas di Pulau Ngenang juga perlu diperhatikan. Ia mengaku, Pemko Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sudah mencanangkan adanya home stay yang dikelola masyarakat.
“Kalau ada home stay, wisatawan bisa tinggal lama di pulau ini,” ujarnya.
Tak hanya pemerintah yang harus bergerak, ia menekankan masyarakat juga perlu sadar pariwisata. Dengan begitu, pariwisata di Pulau Ngenang benar-benar hidup dan bisa mendongkark ekonomi masyarakat.
“Kalau akses sudah bagus, home stay sudah ada, kemudian kita harus berpikir apa yang bisa dinikmati wisatawan di sini (Pulau Ngenang),” kata dia.
Ia mengatakan, perlu diperbanyak atraksi kesenian dan budaya. Sejauh ini, atraksi yang sudah berjalan seperti adanya pengrajin tenun dan batik. Amsakar juga mengungkapkan, melalui Musrenbang tingkat Kelurahan Ngenang sudah disinggung terkait atraksi kesenian dan kebudayaan.
“Kalau semua ini dilakukan, saya optimistis Pulau Ngenang jadi tujuan wisatawan,” ujarnya.
Di lokasi sama, Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata mengatakan, keberadaan Aksesebilitas, Amenitas, dan Atraksi (3A) sangat penting dalam dunia pariwisata. Ia mengapresiasi dibawah pimpinan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, pemerintah sangat fokus mengembangkan pariwisata.
“Apa yang disampaikan Pak Wakil (Amsakar Achmad) merupakan hal terpenting dalam pariwisata,” kata dia.
Ardi juga mengaku, untuk Pulau Ngenang, masih perlu adanya transportasi memadai sebagai moda transprtasi bagi pengunjung. Ia bersyukur, fasilitas pendukung tersebut menjadi prioritas.
“Selain pelabuhan dan sebagainya, tadi juga diprioritaskan untuk membangun gedung sanggar di Pulau Ngenang. Ini akan menjadi pusat atraksi kesenian dan budaya di sana,” ujarnya.
Sementara itu, dalam Musrenbang di Kelurahan Ngenang, warga mengusulkan 41 kegiatan untuk tahun 2022. Dari usulan warga tersebut, beberapa prioritas di antaranya; pembangunan Kantor Lurah Baru. Kemudian, pembangunan dermaga apung di RT 01 RW 01, prioritas ketiga pelantar beton di RT 04 RW 01. Tak hanya itu, warga juga butuh dermaga beton sepanjang 80 meter di Pulau Kubung dan Pulau Todak. Total, ada 41 usulan yang disampaikan untuk dikerjakan 2022. (manser / MCB)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .