Pemkab Pakpak Bharat Perkenalkan Budidaya Ikan dengan Teknologi Bioflok
Oleh : Radar Medan | 09 Mar 2022, 14:17:04 WIB | 👁 1527 Lihat Daerah
RADARMEDAN. COM, PAKPAK BHARAT - Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dibawah kepemimpinan Franc Bernhard Tumanggor, terus melakukan upaya dan inovasi terbaru ke Kabupaten Pakpak Bharat, khususnya dalam rangka peningkatan ketahanan pangan dari berbagai sektor, seperti sektor pertanian, perikanan dan sektor lainnya, yang nantinya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Terkini, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat akan mengembangkan budidaya ikan dengan teknologi sistem bioflok. Teknologi tersebut telah banyak diterapkan diluar Provinsi Sumatera Utara.
Hal ini disampaikan Bupati Franc Bernhard Tumanggor, didampingi oleh Kadis Pertanian, Jabendeus Banjarnahor, SP, usai menerima kunjungan Balai Perikanan Budidaya Laut Batam, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya,KKP, di Pendopo Bupati Pakpak Bharat, Salak, Rabu (08/03).
Agung Darmono,S.Pi,Perekayasa Madya, Balai Perikanan Budidaya Laut Batam, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya,KKP, menjelaskan Sistem Bioflok adalah salah satu teknologi budidaya ikan, yakni suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.
Prinsip kerja bioflok adalah mengubah senyawa organik dan anorganik yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen, dan nitrogen menjadi massa lumpur atau sludge. Cara ini didapatkan dengan menggunakan bakteri pembentuk flok yang memiliki sifat biopolymer polihidroksil alkanoat sebagai ikatan bioflok tersebut.
" Untuk di Provinsi Sumatera Utara. Sistem Bioflok ini baru diterapkan di dua kota yaitu di Kabupaten Pakpak Bharat dan kota Siantar, " katanya.
Menurut Agung Darmono,S.Pi, penerapan sistem bioflok melalui rekayasa lingkungan dengan mengandalkan suplai oksigen dan pemanfaatan mikroorganisme mampu menjadikan hasil panen melonjak tiga kali lipat dibanding sebelumnya.
"Jika kita perbandingkan dengan budidaya sistem konvensional adalah sistem bioflok ini tidak banyak memakan tempat sehingga untuk daerah perkotaan juga sangat cocok diterapkan. Sistem bioflok ini juga hemat air karena tidak ada pergantian air tetapi hanya memerlukan penambahan air sedikit setiap hari saja serta bisa memelihara dengan kepadatan tinggi.
Disamping itu, inovasi teknologi budidaya ikan ini juga membuat penggunaan pakan lebih efisien. Misalnya pada metode budidaya konvensional nilai Feed Convertion Ratio (FCR) rata-rata sekitar 1,5 maka dengan teknologi bioflok Feed Convertion Ratio (FCR) dapat mencapai 0,8 hingga 1,0. Artinya, untuk menghasilkan 1 kg daging ikan pada sistem konvensional memerlukan sekitar 1,5 kg pakan. Sedangkan dengan metode bioflok, hanya memerlukan 9,8 hingga 1,0 kg pakan ikan.
Di berbagai daerah, bioflok terbukti efisien dibanding sistem konvensional, bahkan meningkatkan produktivitas lebih dari 3 kali lipat. Contohnya pada kolam dengan rata-rata padat tebar 1.000 ekor/m3 dengan ukuran diameter 3 meter, maka dapat ditebar sekitar 3.000 ekor benih lele.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor,Selasa (08/03), menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementrian Kelautan & Perikanan (KKP), karena Kabupaten Pakpak Bharat telah mendapat kuota alokasi Bioflok untuk tahap awal sebanyak 6 kolam, dengan kapasitas 30 ribu ekor ikan nila. Rencananya, program ini langsung dimulai bulan depan, sehingga waktu panen diperkirakan pada bulan Juni-Agustus depan.
"Dengan adanya program ini, selain memenuhi kebutuhan di Kabupaten Pakpak Bharat juga diharapkan bisa memerangi kasus stunting di Kabupaten Pakpak Bharat sebab protein yang terkandung didalam ikan sangatlah tinggi."katanya sambil berharap pengembangan ikan jurung juga bisa diterapkan dengan sistem bioflok ini.
Sementara itu Kadis Pertanian,Jabendeus Banjarnahor, SP, mengatakan bahwa program pengembangan sistem bioflok di Kabupaten Pakpak Bharat yang telah dialokasikan dari KKP ini merupakan dukungan dari Bupati Pakpak Bharat yang peduli dengan sektor perikanan terutama budidaya ikan air tawar.
"Kita sudah memberangkatkan SDM kita dari seksi perikanan ke balai benih perikanan dan saat ini sudah pulang dan siap untuk menerapkan bioflok kepada masyarakat. Distimulan dari pengembangan bioflok juga sangat mendukung untuk penurunan angka stunting karena adanya program biofolk ini secara otomatis bisa meningkat gizi di masyarakat, " ujarnya.(MB /PR)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .