Pemkab Dairi Terus Upayakan Perbaikan Jalan di Tanah Pinem yang Rusak Akibat Bencana Alam
Oleh : Radar Medan | 07 Mei 2021, 18:09:44 WIB | 👁 2470 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, DAIRI - Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) terus melakukan pekerjaan terhadap penanganan kerusakan jalan dan bencana alam yang terjadi di Kecamatan Tanah Pinem.
Bencana alam yang terjadi di Kecamatan Tanah Pinem yang terjadi pada Jumat (27/4/2021) mengakibatkan kerusakan jalan di beberapa lokasi yang langsung ditangani oleh Dinas PUTR dengan menurunkan alat berat yakni Motor Grader, Backhoe Loader dan Wheet Loader. Demikian disampaikan Kadis PUTR Anggara Sinurat, Jumat (8/5/2021).
Adapaun ruas jalan yang ditangani oleh dinas tersebut yakni mulai dari Batas Karo - Namo Sanggar - Pasir Tengah ± 6 Km dan Namo Sanggar - Lau Njuhar II - Lau Njuhar I - Liang Jering –Siudang - udang ± 20 Km.
Dalam penanganan jalan tersebut, alat berat Grader sudah melakukan pembersihan dan perbaikan badan jalan dari Batas Karo - Namo Sanggar - Pasir Tengah ± 6Km sejak Jumat 30/4/ 2021. Sementara untuk alat berat Backhoe Loader dan Wheel Loader melakukan penanganan dari Namo Sanggar menuju Liang Jering.
Setelah Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu melakukan kunjungan dan meninjau lokasi bencana alam banjir bandang tepatnya di Dusun Juma Batu, Desa Sukadame, Kecamatan Tanah Pinem Selasa (27/4/2021) lalu, Bupati Dairi Eddy Berutu menginstruksikan untuk penambahan alat berat agar pekerjaan perbaikan jalan yang terdampak akibat banjir bandang dapat dengan cepat teratasi.
Atas arahan tersebut, Dinas PUTR Kabupaten Dairi melakukan penambahan alat berat berupa Bulldozer, Excavator dan Evcavator ban karet.
Dalam penanganan ruas jalan tersebut, Excavator dan Bulldozer saat akan menuju lokasi harus melalui Pertumbungen karena kedua alat tersebut tidak bisa melalui Dusun Naga – Juma Batu, hal ini disebabkan oleh kondisi jalan yang sempit dan menanjak serta permukaan jalan yang sudah di rabat beton yang dapt rusak jika dilalui kedua alat berat tersebut. Sehingga resiko yang harus dihadapi adalah waktu tempuh dari pertumbungen menuju lokasi bencana mencapai 1 – 2 hari. Dilokasi bencana, kedua alat ini akan menormalisasi aliran sungai dengan menyingkirkan batang-batang kayu agar aliran sungai dapat berjalan lancer kembali.
Selain itu juga membersihkan batang-batng kayu yang berserakan dijembatan sehingga jembatan dapat dipergunakan kembali dengan aman. Sedangkan untuk Excavator ban karet menuju lokasi harus melewati Juhar melalui Dusun Naga menuju Juma Batu.
Dilokasi bencana, alat ini akan menormalisasi kondisi jalan yang rusak dan rencana waktu penanganan adalah selama 5 hari. Pemerintah Kabupaten Dairi akan terus berupaya melakukan penanganan bencana alam serta penanganan ruas jalan yang terdampak akibat bencana alam sehingga aktifitas masyarakat sehari hari dapat kembali berjalan dengan normal.
“Saat ini progres pekerjaan kondisi batas Karo - Mangan Molihsudah 60%, Mangan Molih - Pasir Tengah 20%, Namo Sanggar - Liang Jering - Siudangudang 60 % dan Liang Jering - Simpang Alur subur 30 %. Adapun pekerjaan yang dilakukan pengupasan longsoran di jalan, penimbunan jalan yang amblas, penimbunan bahu jalan yang longsor, dan galian parit di Liang Jering dan Siudang-udang," ujar Anggara.
Kadis PUTR Dairi Anggara Sinurat menyampaikan bahwa medan dan tantangan pekerjaan ini sangat berat sehingga membutuhkan waktu yang tidak singkat dalam penyelesaiannya dan tentu akan mengupayakan penyelesaikan dengan sesegera mungkin sebagaimana arahan Pak Bupati Eddy Kelleng Ate Berutu.(HM)/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .