Paska Dicopotnya dr Rehmenda sebagai Kapus Berastagi, Bendera Merah Putih Telat Dikibarkan
Oleh : Radar Medan | 13 Agu 2020, 14:54:21 WIB | 👁 1738 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Sejumlah Pegawai maupun staf puskesmas Berastagi sibuk memasang bendera dan Umbul Umbul
RADARMEDAN.COM, KARO - Kinerja staf Puskesmas Berastagi pasca di copotnya kapus Berastagi dr Rehmenda terkait mogoknya beberapa hari yang lalu 35 orang pegawai puskesmas Berastagi atas ketidaknyamanan mereka bertugas di bawah komando kapus Berastagi dr Rehmenda belum terlihat ada peningkatan etos kerja.
Namun, walaupun kapus Berastagi telah dicopot oleh bupati Karo, kinerja para staf bukannya semakin meningkat, bahkan semakin menurun.
Buktinya untuk pengibaran Sang Saka Merah Putih menjelang HUT RI yang ke 75 saja pun terkesan tidak di pedulikan oleh pegawai puskesmas tersebut.
Pantauan awak media, Kamis (13/8/2020) tampak sejumlah staf pegawai puskesmas Berastagi sibuk memasang bendera Merah Putih dan umbul umbul di depan Puskesmas Berastagi, itupun setelah di beritakan, baru dipasang padahal Pemda Karo, jauh jauh hari sudah mengumumkan kepada masyarakat, instansi swasta maupun pemerintah untuk mengibarkan bendera Merah Putih.
Salah satu staf pegawai Puskesmas ketika di konfirmasi wartawan Kamis (13/8) yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan, mengakui setelah kepala puskesmas dr Rehmenda tidak lagi menjabat Kapus Berastag terkait permasalahan antara 35 pegawai dengan Kepala Puskesmas, semua aktivitas di puskesmas tidak seperti yang dulu lagi.
Menurutnya, sudah hampir 10 hari Pelaksana harian(plh) Puskesma bekerja di sini, sepertinya tidak ada belum ada peningkatan etos kerja, malahan semakin menurun, dulu kalau dr Rehmenda br Sembiring yang masih aktif sebagai kapus di sini, satu pun tidak ada yang berani terlambat datang. Nah kalau sekarang, terlihat sesuka hati pegawai masuk bekerja.
"Jadi kami minta kepada Kepala Dinas Kesehatan( Kadinkes) Kabupaten Karo agar menunjuk kepala Puskesmas itu jangan asal - asalan saja,"ujarnya.
" Kami harapakan jangan ada yang menunggangi semua permasalahan antara kepala Puskesmas Berastagi dengan Perawat ataupun pegawai yang melakukan mangkir kerja kemarin, kasian kita sama warga yang mau berobat ke puskesmas ini terkendala hanya karena permasalan intern. Kita digaji oleh pemerintah, mestinya bekrja sesuai jam kerja, jangan karena suka tidak suka terhadap pimpinan, kita mangkir kerja, itu sudah melanggar sumpah. Dan lagi saya merasa heran terhadap pegawai yang menolak pasien yang sempat viral di medsos dan melakukan mogok kerja, Kepala yang di berikan sangsi yang tegas, ada apa dibalik semua ini? "ujar staf penuh heran.
Saat awak media mengkonfirmasi kepada Plh Puskesmas Berastagi, Kawal Maha, tidak berhasil ditemui di Puskesmas Berastagi.(RT/RM/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .