Masyarakat Desak APH Bongkar Penadah Kayu Hutan illegal di Karo hingga Aktor Intelektual
Oleh : Radar Medan | 07 Agu 2026, 13:58:48 WIB | 👁 110 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Masyarakat bersama sejumlah lembaga pemerhati lingkungan mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk tidak berhenti pada penangkapan pelaku penebangan liar, Jumat 07/08/2026.
RADARMEDAN.COM, KARO – Masyarakat bersama sejumlah lembaga pemerhati lingkungan mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk tidak berhenti pada penangkapan pelaku penebangan liar di lapangan, tetapi juga mengusut para pemodal, penadah, hingga aktor intelektual yang diduga berada di balik praktik illegal logging di Kabupaten Karo.
Desakan tersebut muncul menyusul maraknya dugaan praktik penebangan hutan secara ilegal di sejumlah kawasan hutan di Kabupaten Karo yang belakangan menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Menurut masyarakat, para penebang di lapangan umumnya hanya bekerja sebagai buruh yang menerima upah, sementara keuntungan terbesar justru dinikmati oleh para cukong, pemodal, dan penadah kayu ilegal. Karena itu, penegakan hukum dinilai harus menyasar seluruh rantai kejahatan, mulai dari hulu hingga hilir, agar praktik pembalakan liar benar-benar dapat dihentikan.
"Selama pembeli atau penampung kayu ilegal masih bebas, praktik pembalakan liar akan terus berulang karena pasar bagi kayu curian tetap tersedia," ujar salah seorang pemerhati lingkungan di Kabanjahe, Jumat 07/08/2026.
Seorang warga berinisial SP menegaskan bahwa penebangan pohon tanpa izin bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
"Anda menebang pohon demi uang hari ini, tetapi merampas oksigen anak cucu di masa depan. Pohon membutuhkan puluhan tahun untuk tumbuh, namun habis dalam hitungan menit karena keserakahan manusia," ungkapnya.
Ia mengingatkan bahwa kerusakan hutan dapat meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor. Gundulnya kawasan hutan menyebabkan hilangnya fungsi hutan sebagai daerah resapan air, penyangga ekosistem, serta pelindung kehidupan masyarakat.
Selain berdampak pada lingkungan, kerusakan hutan juga dinilai dapat mengancam sektor pariwisata Kabupaten Karo yang selama ini dikenal dengan panorama alam dan udaranya yang sejuk. Jika kerusakan terus berlanjut, masyarakat khawatir daya tarik wisata Karo akan menurun sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat.
"Mari kita jaga hutan sebagai warisan bagi generasi mendatang. Jangan salahkan alam saat bencana datang. Salahkan tangan-tangan serakah yang menebang pohon tanpa izin," tegas SP.
Saat di konfirmasi pihak Kejaksaan negeri Karo Kamis,(6/08/2026) terkait keterlibatan tersangka baru dalam kasus penebangan kayu hutan beberapa waktu lalu,yang membeli hasil kayu illegal (Penadah) mengatakan, penyidik akan terus mengembangkan dan menelusuri sampai aktor intelektual nya.
" Penyidik akan terus menelusuri pihak terkait termasuk penadah hasil kayu illegal sampai ke aktor intelektual nya"ujarnya.
Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Karo menetapkan seorang tersangka berinisial HHM (31) dalam perkara dugaan penebangan kayu di kawasan hutan Siosar pada Kamis (30/7/2026).
Masyarakat mengapresiasi langkah tersebut, namun berharap proses penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku di lapangan. mereka meminta APH mengusut tuntas jaringan yang diduga menjadi dalang, pemodal, maupun penadah hasil kayu ilegal agar memberikan efek jera dan mampu memutus mata rantai praktik illegal logging di Kabupaten Karo.(NICO GINTING/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .