Lima Bulan Tanpa Tersangka, Kasus Kekerasan terhadap Wartawan Tuai Sorotan
Oleh : Radar Medan | 17 Mei 2025, 19:41:24 WIB | 👁 965 Lihat Komunitas
Keterangan Gambar : Tangkapan layar saat Junaedi Daulay menyampaikan aspirasi, Sabtu, 17/5/2025.
RADARMEDAN.COM — Penanganan kasus kekerasan terhadap wartawan media daring di Deli Serdang, Sumatera Utara, menuai keprihatinan dari masyarakat dan komunitas pers.
Hingga lebih dari lima bulan sejak kejadian pada 23 November 2024, belum ada penetapan tersangka terhadap pelaku utama yang inisial E, meski saksi dan bukti telah disampaikan.
Korban dalam peristiwa ini adalah Junaedi Daulay, yang mengalami kekerasan fisik dan perampasan telepon genggam saat menjalankan tugas jurnalistik.
Kasus ini kini berada di bawah penyidikan Polsek Medan Tembung, dinilai berjalan lambat oleh pelapor.
“Proses hukum yang lamban ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya intervensi atau perlindungan terhadap pelaku yang diduga memiliki kedekatan dengan pejabat desa,” ujar Junaedi Daulay.
Kekhawatiran bertambah karena barang bukti berupa telepon genggam korban diduga hilang saat berada dalam penguasaan Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat.
Kedua pejabat tersebut merupakan pihak yang disebut terkait dalam konflik pemberitaan yang diliput korban.
Surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Dewan Pers, menyerukan penegakan hukum yang adil dan perlindungan terhadap kemerdekaan pers.
“Presiden diharapkan dapat memastikan bahwa aparat penegak hukum menjunjung tinggi keadilan tanpa pandang bulu. Jangan biarkan kekuasaan lokal menggerus nilai-nilai konstitusi,” ujar Junaedi lewat media sosial.
Ia berharap kepada Kapolri, aspirasi tersebut menekankan pentingnya peran wartawan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga demokrasi dan transparansi publik.
“Kami berharap Kapolri memberi perhatian khusus agar citra institusi tidak tercoreng oleh pembiaran kasus semacam ini," ujarnya meminta.
Dewan Pers juga diminta segera turun tangan dengan memberikan advokasi kepada korban serta mendorong penegakan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Pasal ini harus ditegakkan agar tidak ada lagi intimidasi terhadap insan pers,” tegasnya.
Unggahan suara terbuka disertai tagar dan penyebaran ke berbagai akun media dan tokoh publik, termasuk @prabowo, @listyosigitprabowo, @officialdewanpers, dan @najwashihab, sebagai bentuk upaya menggalang perhatian luas terhadap kasus ini.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan aparat desa yang disebut dalam surat tersebut belum memberikan tanggapan resmi.
Dari SP2HP diketahui sudah naik sidik, menunggu pemanggilan saksi. (HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .