Kepala Inspektorat Taput Diminta Buka Suara Terkait Plt Kepala Sekolah SDN 173105 Tarutung
Oleh : Radar Medan | 02 Jul 2025, 10:34:59 WIB | 👁 706 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Kantor Inspektorat Kabupaten Tapanuli Utara (Ist)
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Komisi A dalam pembahasan perubahan PPAS Taput 2025,diruangan rapat kerja, Kantor DPRD Taput Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan bahwa, Plt Kepala Sekolah SDN 173105 Tarutung (SD Latihan) segera dievaluasi. Termasuk membahas adanya surat masuk dari orangtua murid terkait pengangkatan Tetty Herawati Panggabean sebagai Plt.
Komisi A Poltak Sipahutar ,SE menyampaikan pihak anggota DPRD Taput bersama Ketua akan melaksanakan RDP terhadap Dinas Pendidikan Taput,BKPSDM, Inspektorat dan meminta agar segera dievaluasi.
"Kita ketahui SD tersebut berada di pusat Kota Tarutung. Plt Kepala Sekolah disana harus memiliki potensi dan berkarakter yang baik. Wajah Kabupaten Tapanuli Utara ini, jangan sampai tercoreng oknum-oknum yang memiliki nilai buruk. Kita sudah koordinasi dengan Ketua dan melaksanakan rapat RDP, berkompeten aja dipakai? Dalam waktu dekat kita laksanakan. Komisi A menyampaikan agar Kepala Dinas Pendidikan Taput,Kepala BKPSDM Taput dan Inspektur segera melakukan evaluasi dan kajian segera mungkin," paparnya.
Kepala BKSDM Taput Jenri Simanjuntak menyampaikan menurut BKPSDM bahwa Tetty Herawati Panggabean belum pernah tercatat diberikan hukum disiplin.
"ASN yang melakukan pelanggaran ada baiknya diberikan tindakan hukuman disiplin sehingga tercatat. BKPSDM menyampaikan bahwa ini tugas dinas terkait yang menangani agar memberikan laporan bahwa saudara Tetty Herawati Panggabean tidak dapat melaksanakan tugas lagi sebagai kepala sekolah dan mendapat penolakan dari orangtua murid," jelasnya.
Menanggapi pernyataan PLT BKPSDM media langsung mengklarifikasi pernyataan tersebut kepada pihak dinas pendidikan Taput dan mendapat jawaban dari sekretaris dinas pendidikan Taput BS
"Yang bersangkutan benar pernah mendapatkan hukuman indisiplin setelah diperiksa pihak inspektorat," tuturnya.
Sementara itu dalam nota jawabannya Inspektorat menjelaskan agar diberikan dulu kesempatan walau dulunya ada kekurangan pihak yang bersangkutan, jika nantinya memang nyata kinerjanya tidak baik, agar dilakukan evaluasi.
"Jika langsung diterima adanya surat pernyataan penolakan dari orangtua,tanpa melihat atau melakukan kajian terlebih dahulu dikhawatirkan ini akan menjadi preseden buruk kedepananya," paparnya.
Menyikapi pernyataan kepala Inspektorat Taput Erikson Siagian saat di konfirmasi lewat WhatsApp nya terkait oknum Plt Kepala Sekolah tersebut, wartawan tidak memperoleh konfirmasi dan yang bersangkutan memilih bungkam.
Sebelumnya PLT atas nama Tetty Panggabean sudah pernah diperiksa pihak Inspektorat taput atas laporan Komite sekolah dan orang tua murid di SD Negri 174566 Hutabarat kecamatan Tarutung dan mengakibatkan dirinya dimutasi.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .