Oleh : Radar Medan | 28 Mar 2025, 22:34:48 WIB | 👁 1580 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Massa terus mendesak Kapolsek Panai Hilir, AKP Rustam Silaban untuk menangkap bandar narkoba inisial B, di depan Mapolsek Panai Hilir, Jumat (28/3/2025).
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Ratusan masyarakat yang tergabung dari warga Panai Hilir-Panai Tengah bersama mahasiswa/i menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolsek Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jumat (28/3/2025).
Dalam orasinya, massa mendesak agar Polsek Panai Hilir menangkap inisial B terduga bandar narkoba jenis sabu-sabu yang masih eksis menjalankan bisnis haramnya di wilayah hukum Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu
Selain meminta sosok B ditangkap, massa juga meminta dua warga bernama Ilham (ISS) dan Ihza (YS) yang ditangkap personel Polsek Panai Hilir pada Kamis (20/3/2025) dilepaskan untuk dilakukan rehabilitasi.
Menurut warga, Ilham dan Ihza merupakan korban rekayasa barang bukti yang diduga dilakukan oleh oknum personil Polsek Panai Hilir.
"Tuntutan kami adalah meminta Kapolsek Panai Hilir dan Kapolres Labuhanbatu untuk melepaskan saudara YS dan ISS, sebab kami menduga, penangkapan terhadap mereka adanya dugaan rekayasa barang bukti," ungkap aktivis mahasiwa pendamping masyarakat, Edi Ritonga.
"Kemudian, meminta Polsek Panai Hilir, Polres Labuhanbatu menangkap terduga bandar narkoba berinisial B. Yang ditengarai telah merusak generasi bangsa di Kecamatan Panai Hilir ini," tegasnya.
Menurut Edi, apabila tuntutan ini tidak direalisasi maka masyarakat Panai Hilir akan melakukan unjuk rasa berbulan-bulan lamanya di Mapolsek Panai Hilir.
"Masyarakat memberikan tenggang waktu hingga hari Selasa (1/4/2025) ini. Apabila tidak ada respon dari pihak kepolisian, kita akan melakukan demo yang lebih besar bersama tokoh-tokoh masyarakat," imbuhnya.
Kedua belah pihak sempat bersitegang, karena massa terus meneriaki salah seorang personel Polsek Panai Hilir yang diduga terlibat dalam merekayasa barang bukti terhadap Ilham dan Ihza, hingga memicu kemarahan Kapolsek AKP Rustam Silaban.
"Saya jelaskan sekali lagi ya, saya tanggungjawab, penyidik saya tidak ada melakukan rekayasa," hardik AKP Rustam.
Pantauan di lokasi, massa yang tidak diijinkan masuk ke halaman mapolsek, membawa sejumlah poster, salah satunya bertuliskan 'Bebaskan Ilham dan Ihza'.
Selanjutnya, 'Polisi Harus Punya Malu, Jangan Semua Dihalalkan, kemudian ada lagi poster yang berisi 'Polisi Diduga Terima Upeti dari Bandar Narkoba', dan 'Copot Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu.'
Usai memberikan ultimatum tenggang waktu realisasi tuntutan, sekira pukul 15.20 WIB, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.
Kapolsek Panai Hilir, AKP Rustam E Silaban saat dikonfirmasi lebih lanjut hingga saat ini belum bersedia memberikan keterangan. (BS)/PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .