KAI Sumut Berlakukan 5 Stasiun Tambahan Layani Penumpang
Oleh : Radar Medan | 27 Jan 2025, 20:54:42 WIB | 👁 988 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Stasiun Bajalingge di Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Deli Serdang, menjadi stasiun tambahan yang berlakukan oeprasional naik turun penumpang mulai Februari 2025. (Foto: RRI/ Humas KAI Sumut)
RADARMEDAN.COM - Mulai 1 Februari 2025, lima stasiun wilayah operasional PT KAI (Persero) Divisi Regional I Sumut melayani naik turun penumpang. Hal itu sebagai tindaklanjut dari PT KAI (Persero), mulai memberlakukan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2025. Kebijakan ini untuk menggantikan Gapeka 2023 yang sebelumnya menjadi acuan.
Gapeka merupakan pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis. Tanda tersebut untuk menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api. Mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin menyampaikan, sejumlah manfaat dapat dirasakan pelanggan pada penerapan Gapeka 2025. Diantaranya penambahan pemberhentian di stasiun untuk melayani naik turun penumpang.
“Di wilayah kerja PT KAI Divre I Sumut terdapat 5 stasiun yang akan mengalami pemberhentian untuk melayani penumpang naik dan turun. Seperti Stasiun Teluk Mengkudu, KA yang berhenti Putri Deli dan Siantar Ekspres,” kata Anwar dikutip dari RRI, Senin (27/1/2025) sore.
Selain itu, juga ada Stasiun Lidah Tanah, KA yang berhenti Putri Deli dan Siantar Ekspres. Kemudian Stasiun Baja Linggei, KA yang berhenti Siantar Ekspres. “Ada juga Stasiun Laut Tador, KA yang berhenti Datuk Belambangan dan Stasiun Pamingke, KA yang berhenti Sribilah Utama,” ucapnya.
Pihaknya berharap dengan pemberhentian KA di 5 stasiun ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar stasiun. Terutama untuk menggunakan jasa KA sebagai kebutuhan transportasi yang aman, selamat, bebas macet dan ramah lingkungan.(RRI/PE)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .