Jelang Lebaran, Tim Pengendalian Inflasi Langkat Pantau Pasar dan Swalayan

Oleh : Radar Medan | 29 Mei 2019, 07:46:26 WIB | 👁 1613 Lihat
Ekonomi
Jelang Lebaran, Tim Pengendalian Inflasi Langkat Pantau Pasar dan Swalayan

Keterangan Gambar : Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)  Kabupaten Langkat melakukan peninjauan harga dan persediaan bahan pangan pokok di pasar tradisional


RADARMEDAN.COM, Langkat - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)  Kabupaten Langkat melakukan peninjauan harga dan persediaan bahan pangan pokok  jelang hari idul fitri 1440 H,  di pasar tradisional dan swalayan Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Senin (27/5/2019).

Pemantauan dipimpin Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Langkat, Mahruzar, daidampingi Kabid Ynakes Dinkes dr M Arifin Sinaga, Kabid Perdagangan Disperindag Abdul Jaminson, Kasi Penerbitan dan Pameran Diskominfo Sukiman dan beserta anggota TPID Langkat lainnya.

Mahruzar, menerangkan,  peninjauan ini guna mengetahui perkembangan pasokan dan harga bahan pangan  pokok,  serta mengecek  bahan makanan/ pangan  yang mengadung zat kimia  berbahaya untuk dikomsumsi oleh manusia  di Kecamatan Kabupaten Langkat ini, jelang datangnya hari raya iduf fitri.

"Jika ditemukan stok yang tidak mencukupi atau harga bahan pokok mengalami kenaikan harga yang melambung,  kita akan cari solusi dan mencari sebabnya, guna mengambil langkah penyelesaiannya," sebutnya.

Sedangkan untuk mengetahui kesetrilannya,  kata Mahruzar, pihaknya   mengambil beberapa sempel makan seperti buah-buahan, ikan, daging ayam dan lainnya, untuk dilakukan pengujian dilaboratorium,  Dinas Kesehatan yang telah disiapkan.

"Jika ditemukan makan yang mengandung formalin atau zat berbahaya lainnya, maka barangnya akan kita suruh kembalikan, ketempat dimana penjualnya membeli, dan tidak dibolehkan untuk dijual lagi,  agar peredarannya berhenti," tegasnya.

Selanjutnya,  Abdul Jaminson menjelaskan,  dari hasil pantauan pihaknya, stok ketersedian bahan pokok dinilai cukup untuk menyabut idul fitri, sedang harganya  dinilai relatif stabil. Menurutnya  jika ada kenaikan harga,  jumlah masih dianggap lumrah,  sebab hanya berkisar Rp1000 sampai Rp2000 saja,  dari harga sebelumnya.

"Untuk harga tidak ada kenaikan yang signifikan, masih terjangkau untuk dibeli masyarakat/konsumen, stok ketersediannya pun masih cukup, " ungkapnya.

Sedangkan untuk hasil uji laboratorium, sebut dr M Arifin Sinaga menyambung, belum diketahui,  karena masih dalam proses pemeriksaan, kemungkinan esok harinya akan diketahui.

"Di pasar Kuala ini kita harapkan semua makanannya aman,  namun jika nantinya masyarakat ada menemukan makanan yang tidak seteril,  laporkan saja,  kita pasti akan langsung bertindak sesuai aturan yang berlaku, " ujarnya.

Adapun daftar harga barang sembako  yang ditemukan, kembali Abdul Jaminson menerangkan, diantaranya beras kuku malam 1kg harganya Rp11. 500, Jongkong IR 64 1kg Rp12. 500, Gula Pasir 1kg Rp12.500,  minyak goreng bimoli spesial 2Kg Rp24.500, minyak goreng curah kuning 1kg Rp10.000, tepung terigu segitiga biru 1kg Rp8000, tepung terigu cakra kembar 1kg Rp8000, tepung roti biasa 1kg Rp6.500.

Sementara harga daging sapi murni 1kg Rp120.000,  daging ayam boiler 1kg Rp34.000,  daging ayam kampung 1kg Rp48.000,  telur ayam boiler 1butir Rp1.250, telur ayam kampung 1butir Rp2000,  cabe merah keriting 1kg Rp40.000,  cabe hijau 1kg Rp 32.000, cabe kriting 1kg merah Rp42.000, cabe biasa 1kg Rp20.000, cabe hijau 1kg Rp40.000,  ikan asin teri 1kg Rp52.000 sampai Rp75.000, ikan kembung kering 1kg Rp30.000, ketela pohon kayu 1kg Rp3000,  jagung pipilan kering 1kg Rp6000, ikan mas 1kg Rp31.000,  ikan tongkol 1kg Rp15.000, gula merah 1kg Rp20.000, kentang 1kg Rp8000,  tomat 1kg Rp12.000,  wortel 1kg Rp8.000,  sayur kul 1kg Rp5.000, gas elpiji 3 kg Rp16.000, bawang merah  impor dan bawang merah local serta bawang putih 1 kg Rp32.000.(Diskominfo)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas