Jaringan Sumut-Aceh Terungkap 15 Kg Sabu dan Tiga Tersangka Diamankan Polisi
Oleh : Radar Medan | 15 Jun 2020, 17:24:12 WIB | 👁 1376 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM-Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin M.Si didampingi Pejabat Utama Polda Sumut pimpin press release pengungkapan kasus 15 kg sabu jaringan Aceh-Sumut oleh Dit Resnarkoba Polda Sumut bertempat di depan ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Senin (15/06/2020) pukul 14.00 WIB.
Kapolda Sumut mengatakan ada tiga tersangka yang ditangkap inisial KR, HS dan MYN dimana salah satu dari ketiga tersangka diberi tindakan tegas terukur dikarenakan melawan petugas saat dilakukan penangkapan.
Penangkapan berawal dari informasi masyarakat pada hari Minggu tanggal 14 Juni 2020 dimana ada 1 (satu) orang laki laki yang membawa Narkotika Jenis sabu dari provinsi Aceh menuju provinsi Sumut melalui Jalan Lintas Sumatera Besitang Kabupaten Langkat.
Kemudian personel unit 2 Subdit II Dit Resnarkoba Polda Sumut langsung menuju perbatasan Sumut - Aceh Jl. Lintas Sumatera Besitang Kabupaten Langkat dan berhasil memberhentikan 1 (satu) unit mobil Yaris warna hitam, selanjutnya diamankan 2 (dua) orang laki-laki yang bernama inisial KR dan HS.
Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah ransel hitam didalam mobil tersangka berisikan 5 (lima) bungkus teh china berisikan Narkotika jenis sabu seberat 5 (lima) Kg. Dari hasil keterangan kedua tersangka, mereka disuruh inisial MYN yang sebelumnya mereka telah menyerahkan 1 (satu) buah tas ransel berisikan 10 bungkus teh china berisikan Narkotika jenis sabu kepada MYN dengan mengendarai 1 (satu) unit mobil Inova warna biru BK 1262 AL.
Selanjutnya, pada hari Minggu tanggal 14 Juni 2020 sekira pukul 23.00 Wib, Personel Unit II Subdit II Dit Resnarkoba Polda Sumut melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap MYN dan menemukan mobil sesuai ciri-ciri informasi yang diperoleh dari kedua tersangka sebelumnya.
Di Jalan Megawati Binjai dan pada saat mobil tersebut akan dihentikan, pengemudi tidak mau diberhentikan dan terjadi kejar-kejaran hingga akhirnya Petugas dapat menghentikan di simpang jalan tol Binjai - Medan. Namun saat pelaku turun dari mobilnya, pelaku inisial MYN langsung melakukan perlawanan dengan menodongkan senjata api ke arah Petugas kemudian Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.
Didalam mobil yang dikendarai MYN ditemukan dan disita barang bukti berupa 1 (satu) buah tas ransel warna hitam hijau berisikan 10 (sepuluh) bungkus teh china warna hijau muda berisikan Narkotika Jenis sabu seberat 10 (sepuluh) Kg. Selanjutnya, petugas membawa tersangka MYN ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pertolongan medis namun ditengah perjalanan menuju rumah sakit, tersangka MYN meninggal dunia.
"Dari hasil penangkapan 15 Kg sabu berarti 150.000 (seratus lima puluh ribu) orang dengan asumsi 1 gram sabu untuk 10 orang pengguna. Kami juga akan selidiki terkait kepemilikan senjata tajam para tersangka", tandas Kapolda Sumut.(Rio-RM/PR)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .