Ini Motif Pembacokan Jaksa di Deli Serdang, Kesal dan Sakit Hati

Oleh : Radar Medan | 27 Mei 2025, 12:19:18 WIB | 👁 2187 Lihat
Hukum dan Kriminal
Ini Motif Pembacokan Jaksa di Deli Serdang, Kesal dan Sakit Hati

Keterangan Gambar : Kuasa hukum APL, Dedi Pranoto, SH MH, dari kantor hukum Dedi Pranoto & Partners, menjelaskan hal ini kepada wartawan pada Senin (26/5/2025)


RADARMEDAN.COM - Motif di balik pembacokan jaksa Jhon Wesli Sinaga kini mulai terungkap.

Berdasarkan pengakuan tersangka utama, yang berinisial APL alias Kepot, tindakan ini dipicu rasa kesal dan sakit hati akibat seringnya permintaan uang oleh korban.

Kuasa hukum APL, Dedi Pranoto, SH MH, dari kantor hukum Dedi Pranoto & Partners, menjelaskan hal ini kepada wartawan pada Senin (26/5/2025) malam.

"Klien saya kesal dan sakit hati karena terus-menerus dimintai uang oleh korban. Total permintaan pernah mencapai Rp60 juta, Rp40 juta, Rp30 juta, dan Rp8 juta," ujar Dedi.

Dedi menjelaskan bahwa uang tersebut diminta untuk meringankan hukuman APL dalam kasus perusakan dan penganiayaan. Dalam kasus tersebut, APL dijatuhi hukuman dua bulan penjara.

"Setelah hukuman selesai dijalani, sebenarnya sudah ada perdamaian antara mereka," tambahnya.

Namun, masalah muncul kembali ketika korban melalui seorang rekannya meminta burung kepada APL beberapa hari setelah kebebasan tersangka.

"Satu minggu setelah keluar dari tahanan, korban meminta burung kepada klien saya. Tidak disebutkan jenis burung apa, tetapi diminta yang penting bagus," ungkap Dedi.

Permintaan tersebut tidak dipenuhi oleh APL.

Tak lama kemudian, Kepot mengajak korban untuk memancing di sebuah kolam dekat kebun milik korban.

"Saat itulah muncul keinginan spontan dari klien saya untuk memberikan pelajaran kepada korban karena kesal dan sakit hati," ujar Dedi.

APL kemudian pergi ke sebuah pos organisasi masyarakat dan memanggil dua orang lainnya, yang berinisial G dan B, untuk membantu rencananya.

"Kepot mengatakan kepada G dan B bahwa dia sakit hati dan orang yang akan diajaknya memancing dan ingin memberi pelajaran," kata Dedi.

Setelah itu, APL alias Kepot menyuruh kedua eksekutor tersebut menemui korban di ladangnya.

Pada Sabtu (24/5/2025), sekitar pukul 09.30 WIB, korban berada di ladang sawit miliknya di Desa Perbahingan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai. Sekitar pukul 13.00 WIB, G dan B tiba di lokasi menggunakan sepeda motor.

"Saat bertemu, G sempat bertanya kepada korban dengan mengatakan, 'Mau mancing, Bang?' Namun, tanpa basa-basi, G langsung menyerang dengan senjata tajam, membacok lengan korban. Dalam perlawanan, staf TU Pidum Kejari Deliserdang, Acensi S. Hutabarat, yang berada di lokasi juga terluka," papar Dedi.

Menurut Dedi, APL memberikan uang muka sebesar Rp500 ribu kepada G dan B sebelum kejadian, kemudian memberikan tambahan Rp4 juta setelah aksi tersebut.

"Yang perlu digarisbawahi adalah bahwa klien saya tidak berniat menghabisi korban. Ini murni karena kesal dan sakit hati. Jangan sampai kasus ini disalahartikan," tegas Dedi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan melalui Kasubbid Penmas Kompol Siti Rohani Tampubolon menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami motif para pelaku.

"Masih didalami," ujarnya singkat saat dikonfirmasi pada Selasa (27/5/2025).

Diketahui, Polda Sumut telah menangkap tiga orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah APL alias Kepot, yang bertindak sebagai otak pelaku, serta dua eksekutor, yaitu G dan B. Ketiganya saat ini ditahan di Mapolda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut. (HM)/pe

 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas