Gerak Cepat, Polsek Firdaus Ringkus Tersangka Begal Kurang dari 24 Jam Seperti Ini Modusnya, Masyarakat Diminta Waspada
Oleh : Radar Medan | 04 Apr 2025, 20:23:56 WIB | 👁 1241 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Tersangka EJ alias Eko (25), berhasil diamankan polisi dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Rabu, 2 April 2025
RADARMEDAN.COM, SERDANG BEDAGAI - Tim Reskrim Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) yang menyebabkan korban mengalami luka berat.
Tersangka yang diketahui bernama EJ alias Eko (25), berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu, 2 April 2025, sekitar pukul 18.30 WIB di Dusun VIII, Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.
Korban, Misdi (64), seorang tukang ojek asal Dusun VII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, menjadi korban kekerasan saat mengantar pelaku ke beberapa lokasi yang dimintanya.
Menurut laporan polisi dengan nomor LP/B/09/IV/2025/SPK/POLSEK FIRDAUS/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT, awalnya pelaku meminta diantarkan ke berbagai tempat, termasuk rumah nenek dan keluarganya, namun tidak menemukan orang yang dicari. Dalam perjalanan, pelaku meminta uang Rp10.000 kepada korban dengan alasan ingin membeli es dan pisau cutter.
Setelah pembelian tersebut, pelaku kembali melanjutkan perjalanan dengan korban. Namun, ketika tiba di lokasi sepi, tepatnya di Dusun VIII TPU Simpang Empat, pelaku secara tiba-tiba menyerang korban dengan pisau cutter yang baru dibelinya. Leher dan tangan korban mengalami luka akibat serangan tersebut. Beruntung, korban berhasil melakukan perlawanan sehingga pelaku gagal merampas harta bendanya dan langsung melarikan diri.
Korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Mendapat laporan kejadian, Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujenderal, SH, MH, melalui Kanit Reskrim IPTU Anggiat Sidabutar, SH, bersama tim Unit Reskrim Polsek Firdaus dan Kanit Provos Bripka Edi Sahputra, langsung bergerak cepat menyisir lokasi kejadian guna mencari pelaku.
Dalam waktu kurang dari dua jam, petugas mendapat informasi adanya seseorang yang mencurigakan duduk di teras rumah warga sekitar lokasi kejadian. Tim segera menuju lokasi dan berhasil meringkus tersangka EJ alias Eko tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi BK 6711 XAB, satu buah pisau cutter, serta dua batang ubi.
Kasi Humas Polres Sergai IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, menyampaikan bahwa pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) jo 351 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban luka berat. Pelaku terancam hukuman hingga 12 tahun penjara.
Polsek Firdaus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwenang guna mencegah tindak kejahatan serupa di kemudian hari. (hm/PE)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .