Gajah Mati di Luar Konsesi, PT Rapala Bantu Penguburan Bersama BBKSDA di Langkat
Oleh : Radar Medan | 07 Apr 2025, 17:18:36 WIB | 👁 1000 Lihat Umum
RADARMEDAN.COM, LANGKAT - Kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan satwa liar ditunjukkan oleh para karyawan PT Rapala yang secara sukarela membantu Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dalam proses penguburan seekor gajah liar yang ditemukan mati di wilayah luar Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Meski kejadian tersebut terjadi di luar area konsesi perkebunan sawit milik PT Rapala, pihak perusahaan tetap bersedia memberikan bantuan dengan menurunkan tenaga kerja dan alat untuk menggali liang kubur bagi gajah malang yang diperkirakan berusia sekitar 12 tahun itu.
Manajer PT Rapala, Daulat Siregar, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan atas permintaan resmi dari pihak BBKSDA.
"Pada 5 April 2025, tim BBKSDA datang ke Kantor Kebun dan menginformasikan bahwa seekor gajah ditemukan mati di luar area HGU kami. Mereka meminta bantuan tenaga untuk proses penguburan, dan kami pun segera mengirim beberapa karyawan untuk membantu di lokasi," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin, 7 April 2025.
Menurut Daulat, saat tim tiba di lokasi, kondisi bangkai gajah sudah mengeluarkan bau menyengat, menandakan hewan tersebut telah mati sejak beberapa hari sebelumnya. Lokasi penemuan berada di lahan perkebunan milik warga, di luar area yang dikelola oleh PT Rapala.
Proses penanganan dilakukan oleh tim dari Resor KSDA Aras Napal, Polisi Kehutanan, Polsek Besitang, serta beberapa dokter hewan yang turut melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel.
“Saya sendiri diminta menjadi saksi oleh BBKSDA selama proses pengambilan sampel hingga penguburan. Semua kegiatan tersebut juga dituangkan dalam berita acara, dan saya turut menandatanganinya bersama perwakilan pihak lain,” ujarnya.
Daulat juga menegaskan bahwa lokasi bangkai gajah berada di luar wilayah HGU PT Rapala, sebagai klarifikasi terhadap sejumlah pemberitaan yang menyebut kematian gajah terjadi di area perusahaan.
“Gajah itu mati di luar konsesi kami, dan itu tercatat jelas dalam berita acara. Kehadiran kami murni untuk membantu proses penguburan atas permintaan BBKSDA,” tegasnya.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, BBKSDA Sumut, Bobby Nopandry, membenarkan hal tersebut. Ia menyatakan bahwa seluruh proses penanganan bangkai telah dilaksanakan sesuai prosedur, mulai dari pengambilan sampel hingga penguburan.
“Semua langkah kami jalankan sesuai ketentuan, dan tertuang dalam berita acara. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu, termasuk dari Polsek Besitang dan karyawan PT Rapala yang turut mendukung proses penguburan,” tutup Bobby.(hm/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .