Enam UMKM Raih Penghargaan Siddhakarya, Sabrina Sebut Kekuatan UMKM Luar Biasa

Oleh : Radar Medan | 01 Des 2020, 07:53:50 WIB | 👁 2675 Lihat
Ekonomi
Enam UMKM Raih Penghargaan Siddhakarya, Sabrina Sebut Kekuatan UMKM Luar Biasa

RADARMEDAN.COM, Medan – Sebanyak enam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menerima Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2020, Senin (30/11), di Le Polonia Hotel and Convention, Jalan Jenderal Sudirman Medan Polonia. Penghargaan diserahkan langsung Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Penerima penghargaan didampingi bupati/walikota masing-masing. Empat di antaranya yang merupakan usaha kecil menerima kategori penghargaan 'Good Perfomance' yakni PT Usaha Suka Maju dengan jenis usaha pengolahan kopi dari Tapanuli Utara, Donita Food dengan jenis usaha bakery dari Deli Serdang, LPK Anugerah bidang tenun ulos dari Pematangsiantar, dan Samfood bidang pengolahan mi dari Pematangsiantar.

Berikutnya, dua usaha menengah menerima penghargaan kualifikasi 'Emerging Leader' yakni Mawar Bakery and Cake Shop dengan jenis usaha Bakery dari Medan dan UD Harum Manis dengan jenis usaha pengolahan roti dari Tebing Tinggi. Keenam penerima penghargaan tingkat provinsi tersebut akan berlaga di tingkat nasional untuk menerima penghargaan dari Presiden.

Sekdaprov Sumut Sabrina mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan. Katanya, apresiasi merupakan bonus sebagai motivasi agar lebih giat dan produktif lagi.

“Namun yang tidak boleh dilupakan dan tidak kalah penting kalian lupakan ialah makna kehadiran, keberadaan, kekuatan kalian pelaku usaha UMKM yang turut menggerakkan perekonomian Sumut dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang banyak,” ujar Sabrina.

Kekuatan luar biasa yang dimiliki UMKM, terang Sabrina, telah terbukti. Salah satunya bisa bertahan saat gelombang resesi ekonomi dunia beberapa tahun lalu terjadi. Dengan semakin banyaknya UMKM bermunculan, kemandirian bangsa dan kekuatan ekonomi akan terbangun dengan sendirinya.

“Bagi siapapun yang memiliki ide usaha, mulai saja pelan-pelan dengan skala kecil. Konsisten dan fokus, bukan tidak mungkin bisa meningkat menjadi skala internasional. Kopi kita, ulos bisa menembus skala internasional,” jelas Sabrina.

Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Kebijakan Publik Reyna Usman menjelaskan bahwa tujuan dari penganugerahan penghargaan melalui Kementerian Ketenagakerjaan adalah untuk memotivasi dunia usaha agar standard of excellence berlaku dan tetap dipertahankan oleh perusahaan dan membantu mereka mencapai kualifikasi usaha kelas dunia. Penghargaan produktivitas diberikan kepada dunia usaha yang berhasil meningkatkan produktivitasnya minimal selama 3 tahun berturut-turut.

“Penghargaan produktivitas ini terbagi dua yakni Siddhakarya dan Paramakarya. Siddhakarya merupakan penghargaan tingkat provinsi yang diberikan oleh Gubernur pada setiap tahun genap dan Paramakarya merupakan penghargaan produktivitas tingkat nasional yang diberikan oleh Presiden setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil,” ungkap Reyna.

Untuk menentukan perusahaan yang berhak mendapatkan penghargaan produktivitas, Reyna menyebutkan ada delapan kriteria yang harus dipenuhi yakni kepemimpinan, perencanaan strategik, fokus pada pelanggan dan perluasan pasar, fokus pada pengembangan kompetensi SDM dan organisasi, data informasi dan analisa, manajemen proses, hasil usaha, dan produktivitas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Baharuddin Siagian menjelaskan bahwa rangkaian penilaian telah berlangsung sejak bulan Agustus hingga November 2020. Dari 15 perusahaan yang diusulkan kabupaten/kota diperoleh tujuh perusahaan kecil, dan tiga perusahaan menengah yang memenuhi syarat-syarat administrasi dan dokumen untuk selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan.

“Berdasarkan sidang pleno yang dilakukan sebanyak dua kali akhirnya diperoleh enam pemenang yang terdiri dari 4 usaha kecil dan dua usaha menengah. Kami ucapkan selamat dan mudah-mudahan bisa maju dan menang di tingkat nasional. Kepada UMKM lainnya yang belum menerima tahun ini, jangan patah semangat dan terus tingkatkan kreativitas, inovasi, produksi,” pesan Bahar.

Penganugerahan penghargaan diakhiri dengan foto bersama dan pemberian ucapan selamat. Dilanjutkan dengan meninjau stan-stan UMKM penerima penghargaan. Turut hadir Bupati/Walikota penerima penghargaan atau yang mewakili, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumut Baharuddin Siagian, Kepala Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota penerima penghargaan, Deputi Direktur Wilayah Sumbagut BPJS Ketenagakerjaan Panji Wibisana, Kepala BBPLK Medan M Ali, para dewan juri dan peserta.(Hms)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas