El Nino Berpotensi Jadi yang Terkuat dalam 40 Tahun Terakhir
Fenomena cuaca El Niño diperkirakan terus menguat dan bertahan hingga Februari 2027

Oleh : Syaiful W Harahap | 05 Sep 2026, 14:41:45 WIB | 👁 69 Lihat
Internasional
El Nino Berpotensi Jadi yang Terkuat dalam 40 Tahun Terakhir

Keterangan Gambar : Warga berlindung dari terik matahari menggunakan payung di Yangon, Myanmar. (Foto: dw.com/id - Myo Kyaw Soe/Xinhua News Agency/picture alliance)


RADARMEDAN.com - El Niño yang sedang berlangsung saat ini berpotensi menjadi yang terkuat sejak pencatatan dimulai sekitar 40 tahun lalu, demikian peringatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Fenomenanya mengalami penguatan luar biasa. Natalie Muller melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 3 September 2026).

Fenomena cuaca El Niño diperkirakan akan terus menguat dan hampir pasti bertahan hingga Februari tahun 2027, tegas Organisasi Meteorologi Dunia atau World Meteorological Organization (WMO) dalam pembaruan laporan yang disampaikan pada Kamis (03/09)

Badan cuaca PBB tersebut memperingatkan bahwa El Niño akan berkembang menjadi peristiwa "sangat kuat” ("supersized”) dalam beberapa bulan mendatang. Kondisi ini meningkatkan risiko gelombang panas ekstrem, kekeringan, dan banjir, sekaligus mengancam mata pencaharian masyarakat dan perekonomian.

"El Niño sedang mengalami penguatan luar biasa di depan mata kita,” ujar Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dalam sebuah pernyataan. "Ilmu pengetahuan tidak menyisakan ruang untuk keraguan: planet ini sedang memasuki wilayah yang belum pernah dipetakan sebelumnya, dan wilayah tersebut semakin memanas.”

Kepala WMO, Celeste Saulo, mengatakan dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, bahwa berdasarkan perkembangan saat ini,El Niño "mungkin lebih kuat dibandingkan apa pun yang pernah terjadi sejak pemantauan kami dimulai—secara harfiah berada di luar skala grafik yang telah kami gunakan selama empat dekade terakhir.”

 

Lahan di Cibarusah, Jawa Barat, mongering. (Foto: dw.com/id - Donal Husni/NurPhoto/picture alliance)

Apa itu El Niño?

El Niño adalah fenomena iklim alami yang terjadi setiap dua hingga tujuh tahun dan bukan disebabkan oleh perubahan iklim. Namun, para ilmuwan mengatakan El Niño dapat memperburuk dampak pemanasan global yang disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil secara terus-menerus.

WMO mengklasifikasikan El Niño menjadi empat tingkat: lemah, sedang, kuat, dan sangat kuat. El Niño yang sedang berlangsung diperkirakan akan mencapai tingkat intensitas tertinggi dalam skala tersebut.

Fenomena ini dimulai ketika suhu permukaan laut meningkat di wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik di sekitar khatulistiwa. Peningkatan suhu ini kemudian memicu perubahan pola angin, tekanan udara, dan curah hujan di seluruh dunia.

Sebagai contoh, El Niño sering menyebabkan kondisi kering dan kekeringan di Australia, Indonesia, dan sebagian wilayah Amazon, sementara Afrika Timur dan Amerika Serikat bagian selatan dapat mengalami curah hujan yang tinggi.

El Niño biasanya mulai terjadi antara Maret dan Juni, mencapai puncaknya menjelang akhir tahun, dan berlangsung sekitar sembilan hingga 12 bulan.

Suhu laut sudah berada pada tingkat yang "luar biasa” tinggi

Kepala WMO Saulo mengatakan terdapat "kemungkinan yang sangat tinggi, hampir 100%, bahwa El Niño akan bertahan hingga Februari 2027.” Ia menambahkan bahwa ini adalah pertama kalinya organisasi tersebut menyampaikan tingkat kepastian sebesar itu.

Menurut badan PBB tersebut, suhu permukaan laut di wilayah tropis Samudra Pasifik—yang menjadi penggerak El Niño dan dapat mengubah pola cuaca serta iklim hingga ribuan kilometer jauhnya—sudah jauh di atas rata-rata dan masih terus meningkat.

"Suhu laut di bawah permukaan juga berada pada tingkat yang sangat tinggi. Di beberapa wilayah, suhunya bahkan lebih dari 8 derajat Celsius di atas normal selama Juli dan awal Agustus,” ujar Saulo.

Meskipun El Niño diperkirakan mencapai puncaknya menjelang akhir tahun, Saulo menambahkan bahwa dampak lanjutannya kemungkinan akan berlangsung hingga jauh memasuki tahun 2027.

Suhu rata-rata global biasanya sangat tinggi pada tahun setelah terjadinya El Niño. Sebagai contoh, El Niño 2023–2024 turut berkontribusi terhadap 2024 menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat.

"Kita tidak seharusnya terkejut jika rekor tersebut kembali terpecahkan,” kata Saulo. Ia mengatakan bahwa kekeringan, banjir, dan panas ekstrem sudah menyebabkan gangguan dan kehancuran, serta memperingatkan bahwa dampak tersebut akan "berlipat ganda dan saling memperkuat ketika El Niño semakin intensif.”

Saulo menekankan bahwa fenomena cuaca ini akan "memberikan pukulan besar terhadap masyarakat, perekonomian, dan rantai pasok di seluruh dunia.” Ia menyerukan agar berbagai pihak melakukan persiapan untuk melindungi sektor-sektor yang sangat sensitif terhadap kondisi iklim. "Kita tidak punya waktu untuk menunggu,” pungkasnya. (Sumber: AFP, Reuters, dpa)/(Artikel ini pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris/Diadaptasi oleh: Ayu Purwaningsih/Editor: Yuniman Farid)/dw.com/id. [*]


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas