Diduga Gelapkan HP Korban Pembunuhan, Ayah Korban Demo ke Polda Sumut
Oleh : Radar Medan | 01 Mar 2025, 14:58:06 WIB | 👁 1697 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Masyarakat Cinta Keadilan menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja Km. 10,5 No. 60, Medan, Jumat 28/2/2025. (Ist)
RADARMEDAN.COM - Sekelompok massa yang mengatasnamakan Masyarakat Cinta Keadilan menggelar demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja Km. 10,5 No. 60, Medan, Jumat 28/2/2025.
Masyarakat Cinta Keadilan bersama orangtua korban mengadakan aksi di depan Mapoldasu, dan terlihat sejumlah Polisi berjaga di lokasi.
"Kita terpaksa mengadakan demo, harusnya ayah korban ini cari duit sekarang, ayahnya hanya seorang pedagang telur, namun karena kita terpanggil atas adanya dugaan penggelapan Handphone dan Obstruction Of Justice yang dilakukan oknum Penyidik Pembantu Polsek Medan Sunggal Brigadir TA terhadap barang bukti handphone milik korban pembunuhan. Kita malah mendapat informasinya oknum Brigadir TA malah ini lulus Program Perwira SIP tahun 2025 ini," kata orator D Steven Sihotang.
D Steven Sihotang dan juga ayah korban meyampaikan tuntutan dihadapan Mapoldasu, diantaranya :
MENDESAK KAPOLDA SUMUT, IRWASDA, DIRRESKRIMUM DAN KABIDPROPAM SEGERA MENINDAK DAN MEMERIKSA OKNUM PENYIDIK PEMBANTU PADA POLSEK MEDAN SUNGGAL ATAS NAMA BRIPKA TA YANG DIDUGA TELAH MELAKUKAN PENGGELAPAN DAN OBSTRUCTION OF JUSTICE TERHADAP BARANG BUKTI KORBAN DALAM PERKARA PEMBUNUHAN.
MENDESAK AGAR SEGERA DILAKUKANNYA PEMERIKSAAN KEPADA PELAPOR, TERLAPOR BRIPKA TA DALAM SURAT Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STTLP/256/II/2025/SPKT/Polda Sumatera Utara DAN DALAM SURAT PENGADUAN PROPAM NOMOR: SPSP2/33/II/2025/Subbagyanduan.
MENDESAK AGAR MEMBERIKAN TINDAKAN DENGAN SEGERA KEPADA OKNUM PENYIDIK PEMBANTU POLSEK MEDAN SUNGGAL YANG BERNAMA BRIPKA TA DAN BILA PERLU PECAT OKNUM YANG DIDUGA SERING BERMAIN-MAIN DALAM PROSES PENYIDIKAN SEHINGGA MERUSAK CITRA DAN NAMA BAIK POLRI.
MENDESAK AGAR ORANGTUA KORBAN DIBERIKAN KEADILAN DAN KEPASTIAN HUKUM, DAN MEMINTA JANGAN ADA OKNUM-OKNUM NAKAL YANG DIBACKUP ATAU DILINDUNGI.
JIKA INI TIDAK DITANGGAPI DAN PENYIDIK PEMBANTU BRIPKA TA TIDAK DITINDAK SEGERA KAMI AKAN MELAKUKAN AKSI DAMAI DIDEPAN MABES POLRI DAN GEDUNG DPR RI.
Setelah Steven ini membacakan tuntutan aksi, tampak seorang petugas Polisi berpakaian Provost mengarahkan agar Ayah Korban dan Nenek Korban masuk kedalam untuk mempertanyakan tindak lanjut pengaduannya secara langsung.
Salah satu perwakilan keluarga, Barita Sinaga menerangkan mereka kedalam ruangan Bidpropam dan mempertanyakan kasusnya.
"Benar kami sudah masuk kedalam ruangan Bidpropam Polda Sumut, dan berbicara dengan pihak Bidpropam Polda Sumut, dimana pengaduan saya dilimpahkan ke Urgakkum namun belum ada tindak lanjut karena menurut petugas yang piket di ruangan Urgakkum harus menunggu surat perintah pimpinan untuk melakukan pemeriksaan," jelasnya.
Ditempat lain kuasa hukum korban Marudut H Gultom, SH menyampaikan agar Kapolda Sumut tegas dalam melakukan penindakan terhadap oknum Brigadir TA.
"Jika ini dibiarkan akan muncul oknum-oknum baru ditubuh Polri yang dapat merusak citra dan nama baik Polri, Kapolri sudah sampaikan jangan tunggu viral baru bergerak, ini salah satu contoh kasusnya jangan menunggu viral baru bergerak, apa lagi kasus ini menyangkut nama baik institusi Polri,"tutupnya.
Saat dikonfirmasi wartawan Radarmedan.com ke pihak Polda Sumut, Kasubid Penmas Bidang Humas Polda Sumut Kompol Siti Rohani Tampubolon menyampaikan akan mendalami kasusnya sesuai SOP.
" Akan kita selidik dulu ya pak, apabila terbukti akan ditindak tegas sesuai SOP," terangnya. (HM/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .