Darurat Kekerasan Anak di Deli Serdang, Perlu Evaluasi Kebijakan

Oleh : Radar Medan | 23 Nov 2020, 14:44:03 WIB | 👁 3405 Lihat
Opini
Darurat Kekerasan Anak di Deli Serdang, Perlu Evaluasi Kebijakan

Keterangan Gambar : Nelly MPd Dosen dan aktifis


Fomena kekerasan terhadap anak selalu saja menjadi momok yang menakutkan di negeri ini. Setiap tahun angka kekerasan selalu saja mengalami peningkatan dan ini terjadi dihampir semua daerah di tanah air. Angka kekerasan anak yang dipublikasi merupakan kasus yang dilaporkan ke lembaga pelayanan sosial, seperti Komisi Nasional Anak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia. 

Mirisnya kasus kekerasan terhadap anak terjadi di semua kabupaten / kota, di daerah perkotaan maupun di perdesaan, dan korbannya anak laki-laki maupun perempuan. Ironisnya, lingkungan sosial yang diharapkan memberikan jaminan perlindungan anak, seperti keluarga dan sekolah – justru menjadi lingkungan yang menyumbang angka kekerasan yang signifikan.

Di provinsi Sumatera Utara sendiri seperti dilansir dari media online Medanbisnisdaily.com, tepatnya di kabupaten Deli Serdang, zona merah kasus kekerasan terhadap anak. Hal tersebut dikuatkan berdasarkan catatan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2020. Di antaranya siswi SMK diperkosa secara bergilir oleh tujuh kakak kelas yang masih satu sekolah yang dilaporkan ke kantor polisi pada Maret 2020.

Kemudian seorang ayah memperkosa anak tirinya yang masih berusia 12 tahun secara berulang kali di Kecamatan Tanjung Morawa, pada Jumat (7/8/2020)," ujar Arist Merdeka Sirait, Jumat (20/11/2020). Tak hanya itu, lanjut Arist, kasus kekerasan anak kembali terjadi. Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang bernama Nick Wilson (15) warga Kecamatan Bagun Purba dibunuh, Kamis (19/8/2020). Selanjutnya, seorang ayah mencabuli anak kandungnya sejak SD hingga SMA di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (7/10/2020). Sederet kasus kekerasan anak tersebut pelaku sudah diamankan Polresta Deli Serdang," sambungnya.

Dengan demikian, kata Arist, sejumlah kasus kekerasan yang terjadi pihaknya tidak salah menobatkan Kabupaten Deli Serdang zona merah kekerasan terhadap anak. Kondisi ini sungguh menyesakkan dada dan begitu memprihatinkan, padahal Kabupaten Deli Serdang mendapatkan penghargaan Layak Anak (KLA) kategori Madya. Tapi kasus kekerasan anak mengalami peningkatan signifikan.

Menelaah istilah kekerasan secara umum digunakan untuk menggambarkan perilaku, baik yang terbuka (overt) atau tertutup (covert), dan baik yang bersefat menyerang (offensive) atau bertahan (defensive), yang disertai penggunaan kekuatan kepada orang lain (Santoso, 2002).

Sementara itu WHO mendefenisikan kekerasan terhadap anak sebagai suatu tindakan penganiayaan atau perlakuan salah pada anak dalam bentuk menyakiti fisik, emosional, seksual, melalaikan pengasuhan dan eksploitasi untuk kepentingan komersial yang secara nyata atau pun tidak dapat membahayakan kesehatan, kelangsungan hidup, martabat atau perkembangannya.

Semakin tahun kasus kekerasan terhadap anak ini menunjukkan tren yang terus meningkat. Padahal sedari awal pemerintah sendiri telah membuat berbagai aturan dan kebijakan untuk mencegah dan menanggulangi kekerasan terhadap anak. Negara dan pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Di dalam undang undang tersebut ditegaskan bahwa perlindungan harus dilakukan terhadap siapapun yang terancam rasa amanya untuk menjalani kehidupan seharihari. Ditegaskan, bahwa perlindungan adalah segala upaya yang ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada korban yang dilakukan oleh pihak keluarga, advokat, lembaga sosial, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, atau pihak lainnya.

Kemudian terdapat beberapa respon negara atau Kementerian/Lembaga untuk memenuhi hak anak dan memberikan perlindungan bagi anak terhadap tindak kekerasan. Misalnya kebijakan tentang RSPA (rumah perlidungan sosial anak (sebagai bagian dari program rehabilitasi bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus, termasuk anak yang mendapatkan kekerasan dan penelantaran, dan sebagai implementasi dari UU No 23/2002.

Pendirian LPA (lembaga perlindungan anak) di beberapa provinsi adalah salah satu respon pemerintah untuk melindungi anak dan merespon terhadap tidak kekerasan yang terjadi pada anak. SDC (social development centre) untuk merespon penelantaran pada anak, panti rehabilitasi dan panti sosial lainnya peerlu menjadi pertimbangan dan sebagai respon negara /pemeerintah dalam menangani kasus-kasus tindak kekerasan dan penelantaran, PPT (pusat pelayanan terpadu) di beberapa RS Kepolisian, unit PPA (pelayanan perempuan dan anak) pada kantor polisi (polsek) setiap provinsi.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kasus kekerasan pada anak terus saja terjadi? bahkan semakin menjadi?

Apa yang salah? dan bagaimana penyelesaian kasus ini agar tuntas?

Inilah kenyataan yang begitu memprihatinkan, anak-anak tumbuh dan hidup di tengah ancaman kekerasan yang pastinya akan berdampak bagi masa depan generasi bangsa. Dari semua langkah yang telah diambil oleh para punggawa negeri artinya memang sistem perlindungan anak di Indonesia belum mampu mencegah, melindungi dan menghentikan kekerasan terhadap anak. Solusi belum menyentuh akar masalah, yang ada hanya menimbulkan masalah baru.

Di sinilah penyelesaian problem anak di Indonesia membutuhkan perubahan sistem. Sebab kekerasan terhadap anak itu terjadi disebabkan oleh berbagai aspek yang saling berkaitan. Baik faktor ekonomi, keluarga, masyarakat dan negara sangat berperan dalam kasus kekerasan terhadap anak.

Maka segala kebijakan yang saat ini diberlakukan perlu untuk dievaluasi kembali. Perlu adanya pembenahan pada ruang lingkup keluarga sebagai benteng pertahanan pertama dalam menjaga anak generasi bangsa. Perlu adanya penjagaan aspek ketakwaan individu baik suami dan istri sebagai orang tua bagi anak-anaknya. Orang tua memiliki faktor dominan dalam membentuk kepribadian anak. Orang tua yang soleh, bahagia dan ekonomi tercukupi tentunya akan membentuk keluarga yang harmonis.

Negara juga harus memberikan penyuluhan pada masyarakat akan pentingnya menjaga anak generasi bangsa agar terhindar dari berbagai kasus kekerasan. Negara harus memastikan ekonomi masyarakat terpenuhi, tidak ada yang kelaparan apalagi tak mampu memenuhi tuntutan kebutuhan hidup sehari-hari. Sebab faktor ekonomi menjadi salah satu faktor orang tua menjadi mudah kehilangan akal untuk berfikir jernih sebab kebutuhan hidup sangat berat sementara pekerjaan sulit di dapat saat ini. Hingga emosi tak terkendali maka berujung pada kekerasan terhadap anak.

Kemudian negara juga harus serius mengawasi setiap tayangan baik di media sosial maupun televisi yang mengundang syahwat seperti pornografi dan pornoaksi, ini untuk menghentikan segala tindakan kekerasan seksual yang saat ini terjadi pada anak. Terakhir negara harus memberikan sanksi berat yang mampu membuat setiap pelaku jera dan tak mengulangi lagi perbuatan jahat tersebut.

Oleh karenanya, baik pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus bersinergis dalam menyelematkan anak generasi bangsa. Harus diupayakan maksimal mengencangkan gerakan perlindungan anak agar generasi tumbuh menjadi generasi hebat dan bermartabat.

Hal ini tentunya sejalan sebagaimana Islam mencontohkan bagaimana melindungi anak dan generasi dari berbagai kasus kejahatan. Ini pernah diterapkan Rasulullah sebagai suri tauladan dalam mengelola negara dan pernah terbukti mampu membawa masyarakat hidup penuh rahmat di rasakan oleh muslim maupun nonmuslim. (red/PR) 

Oleh : Nelly, M.Pd.

Dosen dan Aktivis Peduli Generasi


TAG : opini


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG-20221122-WA0015.jpg

Enam Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif Anggota DPRD Labuhanbatu Ditahan

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔13:26:37, 22 Nov 2022

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Polres Labuhanbatu menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi biaya perjalanan dinas fiktif di DPRD Labuhanbatu. Enam tersangka dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 5.019.832.500,00 (Lima Miliar Sembilan Belas Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) itu, resmi . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1667962145030.jpg

PT Waskita Karya akan Bangun Jalan Senilai 2,7 Triliun di Sumut

🔖 EKONOMI 👤Radar Medan 🕔09:54:37, 09 Nov 2022

RADARMEDAN.COM - Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono menegaskan proyek perbaikan jalan di Sumatera Utara (Sumut) senilai Rp 2,7 triliun akan selesai sesuai target. Sebagai kontraktor proyek tersebut, PT Waskita Karya optimis target progres 33% akhir tahun ini dapat dicapai, dan saat ini sudah berjalan 5%.  Hal itu . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221107-WA0007_compress63.jpg

Inspektorat Provsu Lakukan Pembinaan dan Pengawasan Umum Terhadap Jajaran Pemkab Samosir

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔09:08:47, 08 Nov 2022

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Seluruh Pimpinan OPD, Para Camat, Kepala Desa , Kepala Sekolah TK,SD,SMP, SMA/SMK, Kepala Puskesmas/Poskesdes se-Kabupaten Samosir mengikuti Pembinaan, Pengawasan Umum dan Teknis Penyelenggaraan Pemerintah Daerah oleh Inspektorat Propinsi Sumatera Utara yang dipimpin langsung oleh Bapak Inspektur Provsu, Lasro Marbun, SH, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221107-WA0002.jpg

DPC Pospera Dairi Apresiasi Bupati Dairi yang Langsung Respon Keluhan Masyarakat

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:37:40, 07 Nov 2022

RADARMEDAN.COM, DAIRI - Ketua DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Dairi Lambok L Sitanggang apresiasi Bupati Dairi Eddy Kelleng Ate Berutu yang langsung merespon aduan dan keluhan masyarakat, terkait adanya warga kurang mampu yang meninggal disalah satu Rumah Sakit dikota Medan,Sabtu (5/11/2022). Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221101-WA0017_compress86.jpg

Polisi Bekuk Lima Pelaku Pembunuhan di Sei Rakyat

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔23:19:05, 01 Nov 2022

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Lima terduga pelaku pembunuhan terhadap Ruliman Simangunsong alias Acong berhasil diamankan tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu dan Unit Satuan Reserse Polsek Panai tengah. Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kanit 1 Reskrim polres Labuhanbatu, IPDA Sarwedi Manurung dan . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1667229091661_compress97.jpg

Gubsu Janji Perbaiki Jalan ke Kampung Halaman Jeka Saragih

🔖 OLAHRAGA 👤Radar Medan 🕔22:16:52, 31 Okt 2022

RADARMEDAN.COM - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi sambut kepulangan atlet MMA berprestasi asal Sumut Jeka Saragih di Rumah Dinasnya, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Senin (31/10). Pada kesempatan ini, Jeka Saragih meminta kepada Gubernur Sumut untuk membantu perbaikan jalan ke kampungnya Bah Pasussang, Kecamatan Raya, Kabupaten . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221031-WA0001_compress9.jpg

50 Tahun GKPPD Sukadame, Bupati Dairi Ajak Jemaat Dukung Program Pemerintah

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔22:05:14, 31 Okt 2022

RADARMEDAN.COM, DAIRI - GKPPD Sukadame, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi mengadakan pesta Oang-Oang Jubileum 50 tahun, Minggu (30/10/2022). Pesta jubileum tersebut dihadiri Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Ny Romy Mariani Eddy Berutu dan pimpinan OPD.  Pesta jubileum diawali dengan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221029-WA0001_compress73.jpg

Bupati Samosir Lepas Kontingen Samosir Mengikuti Porprovsu XI Tahun 2022

🔖 OLAHRAGA 👤Radar Medan 🕔06:49:04, 30 Okt 2022

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Sebanyak 29 Atlet dari 5 Cabang Olahraga dilepas dan diberangkatkan oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST untuk mengikuti pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara XI Tahun 2022 yang akan digelar tanggal 29 Oktober - 5 November 2022 di Medan. Pelepasan kontingen ini dilaksanakan di Tanah Lapang Pangururan, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221026-WA0002_compress41.jpg

Pasca Gempa Bumi di Taput, TPL Kembali Serahkan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔17:26:03, 27 Okt 2022

RADARMEDAN.COM, TAPUT - Sebagai bentuk kepedulian Toba Pulp Lestari (TPL) kembali hadir berkontribusi memberikan dukungan kepada 7 KK masyarakat yang menjadi korban bencana gempa bumi di 4 Desa, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang terjadi awal Oktober lalu, Rabu(26/10/2022). Dukungan yang diserahkan oleh TPL . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1664847358195_compress28.jpg

Warga Medan Naik Angkot Bisa Dapat Subsidi, Download Aplikasi Sibonas

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔08:46:30, 04 Okt 2022

RADARMEDAN.COM - Sekitar 900 unit angkutan kota (angkot) di Kota Medan dari berbagai jurusan dalam kota sudah ditempelkan stiker bertuliskan ‘Angkot Bersubsidi Pemko Medan’.  Hal ini berarti mulai hari ini, Senin (3/10/2022) hingga bulan Desember 2022 mendatang masyarakat Kota Medan sudah dapat memanfaatkan subsidi ongkos . . .

Berita Selengkapnya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo