Dalami Pengembangan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Peserta Diklat Sesdilu Angkatan 74 Kunjun
Oleh : Radar Medan | 17 Jun 2023, 14:30:42 WIB | 👁 1127 Lihat Kawasan Danau Toba
RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Untuk mendalami pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sejumlah Diplomat Ahli Muda peserta Sesdilu (Sekolah Staf Dinas Luar Negeri) Angkatan Ke-74 yang digelar oleh Pusdiklat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), melakukan kunjungan lapangan (field visit) disejumlah lokasi di Kabupaten Samosir, Kamis (15/6).
Kehadiran para diplomat ini disambut oleh Bupati Samosir yang diwakili Asisten III Drs. Waston Simbolon didampingi Kadis PU Rudimanto Limbong, PPK Water Front City Pangururan Maka Ketaren beserta para perwakilan OPD di lokasi Proyek Water Front City Pangururan, Tajur, Kelurahan Pasar Pangururan.
Selain lokasi Water Front City Pangururan, para Diplomat peserta Sesdilu juga mengunjungi lokasi lainnya, yakni Jembatan Tano Ponggol dan Kampung Ulos, Huta Raja Desa Lumban Suhisuhi Toruan.
Kapusdiklat Kemenlu RI Mohammad K. Koba menyampaikan Sesdilu merupakan Diklat Fungsional Berjenjang Diplomatik yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para diplomat muda Indonesia. Tentu, sebelum ditempatkan di berbagai penjuru dunia, para peserta diklat akan dibekali dengan isu-isu strategis demi pemantapan kompetensi yang relevan.
Diklat Sesdilu Angkatan Ke-74, Kemenlu RI berlangsung sejak 13 s.d 17 Juni 2023 di Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, yang salah satu topik yang didalami adalah potensi pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kunjungan lapangan ini bertujuan agar para Diplomat ini mengenal secara langsung daerah dan masyarakat serta mendapatkan gambaran dan masukan mengenai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif. Tentu ini akan menjadi bahan promosi yang bisa diangkat atau dibawa diplomat saat bertugas di luar negeri,” ungkap Koba.
Bupati Samosir melalui Asisten III Drs. Waston Simbolon menyampaikan selamat datang di Kabupaten Samosir, Negeri Indah Kepingan Surga, Titik Awal Peradaban Batak.
Pada kesempatan tersebut, Waston memaparkan profil singkat Kabupaten Samosir, berikut potensi pariwisata, produk UMKM, keindahan alam dan kekayaan budaya yang diyakini sebagai asal muasal orang Batak.
Waston berharap melalui kunjungan ini para Diplomat dapat mempromosikan potensi-potensi ini keluar negeri, tempat mereka bertugas nantinya.
Pada saat melakukan kunjungan di Kampung Ulos Huta Raja, Desa Lumban Suhisuhi Toruan, para Diplomat muda disambut dengan suguhan tarian tortor. Ditempat tersebut juga para Diplomat melakukan diskusi singkat dengan para tokoh masyarakat dan penenun.
Salah satu Tokoh Masyarakat, Bazoka Simarmata berharap kepada para Diplomat dapat mempromosikan keindahan alam dan kekayaan budaya Kabupaten Samosir ke segala penjuru dunia.
"Kami berharap, agar Bapak/Ibu dapat membantu kami mempromosikan Samosir, khususnya Huta Raja keluar negeri", ujarnya.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .