Bupati Tapteng Salurkan 57 Ton NPK dan Benih kepada 55 Kelompok Tani
Oleh : Radar Medan | 04 Jun 2020, 13:48:43 WIB | 👁 952 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, TAPTENG - Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani Salurkan 57 Ton Pupuk NPK, Herbisida, dan Benih Padi dari Kementerian Pertanian RI Kepada 55 Poktan di Kabupaten Tapanuli Tengah
Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah menyalurkan bantuan Pupuk NPK, Herbisida dan Benih Padi yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada 55 Kelompok Tani (Poktan) Pertanian Sawah jenis lahan tadah hujan yang ada di Kecamatan Kolang dan Sorkam, yang dilaksanakan di Kecamatan Kolang, pada Rabu (03/06/2020).
Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya menyampaikan bahwa yang mendapatkan bantuan pupuk NPK, herbisida, dan benih padi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk Provinsi Sumatera Utara hanya 4 kabupaten/kota saja, semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
"Pada kesempatan ini, kami hadir di tengah-tengah Bapak/Ibu sekalian para kelompok tani untuk menyalurkan Pupuk NPK, Herbisida, dan Benih Padi kepada masyarakat Kelompok Tani di Kabupaten Tapanuli Tengah, yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Untuk Sumatera Utara yang terdiri dari 33 kabupaten/kota, menurut informasi yang kami terima bahwa hanya 4 kabupaten/kota saja yang mendapatkan bantuan Pupuk NPK, Herbisida, dan Benih Padi ini dari Kementerian Pertanian, yaitu Kabupaten Tapanuli Tengah, Langkat, Padang Lawas dan Mandailing Natal. Kita mendapat 57 ton Pupuk NPK dan 2.280 liter Herbisida," ucap Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.
"Saya berharap, mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan bermanfaat untuk Bapak/Ibu sekalian. Setelah selesai penyaluran bantuan ini, saya akan melaporkan kembali ke Bapak Menteri Pertanian serta meminta agar bantuan ini dapat ditambah lagi dan ke depan kita berharap kepada Menteri Pertanian agar Kabupaten Tapanuli Tengah bisa mendapatkan bantuan lainnya dari Kementerian Pertanian," harap Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani.
"Saat ini, kita sedang dilanda oleh Covid-19, dan alhamdulillah, puji Tuhan, kita mendapat Informasi bahwa kita masih dalam kondisi Zona Hijau. Dalam artian bahwa hingga saat ini kita yang di Kabupaten Tapanuli Tengah ini tidak ada yang terkena Covid-19, tapi pencegahan dan pengawasan harus terus kita tingkatkan karena mencegah lebih baik dari pada mengobati. Pupuk yang kita bagikan ini adalah gratis, dan harapan saya, hari ini semua bisa dibagikan ke masyarakat melalui kelompok tani, dan bisa dipergunakan langsung ke lahan pertanian masing-masing. Saya sebagai Bupati sudah barang tentu tidak bisa bekerja sendirian untuk mendapatkan bantuan ini secara gratis dari kementerian, tapi sudah tentu ada juga usaha yang dilakukan oleh para Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah. Di sini ada Ketua DPRD Tapteng dan Anggota DPRD Tapteng, yakinlah karena kami akan melakukan semua cara untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, karena kami lahir dan besar di Kabupaten Tapanuli Tengah ini," ungkap Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani.
"Kami harapkan juga yang mendapat pupuk ini benar-benar adalah petani, dan saya ingatkan juga kepada masyarakat Kelompok Tani yang menerima bantuan ini agar tidak menjualnya ke Toko, apabila ketahuan akan kami pidanakan. Ini diberikan untuk meningkatkan taraf hidup para petani. Saya juga mengatakan kepada kita semua agar jangan terlalu percaya dengan orang yang tiba-tiba baik datang dari luar daerah ataupun dari Perantauan dengan mengatakan " Di jou ahu mulak giot paturehon hutaon" (dipanggil aku pulang untuk memperbaiki kampung halaman ini_red) karena ada yang sudah merantau sampai 30 tahun baru berkata demikian, padahal selama ini tidak ada, yakinlah bahwa anak yang ada di Tapanuli Tengah yang lebih mampu dan lebih paham untuk membangun Kabupaten Tapanuli Tengah ini," tegas Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tapanuli Tengah drh. Iskandar saat dikonfirmasi awak media bahwa bantuan Pupuk NPK, Herbisida, dan Benih Padi ini untuk 55 Kelompok Tani (Poktan) di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kolang sebanyak 37 kelompok tani dan di Kecamatan Sorkam sebanyak 18 kelompok tani.
"Bantuan Pupuk, Herbisida, dan Benih Padi ini berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan disalurkan kepada Petani Sawah tadah hujan di Kabupaten Tapanuli Tengah. Bantuan yang kita salurkan ini terdiri dari Pupuk NPK sebanyak 57 ton, Herbisida sebanyak 2.280 liter dan Benih Padi sebanyak 45,6 ton," jelas Kadis Pertanian Tapteng drh. Iskandar.
"Bantuan ini akan dibagikan kepada 55 Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Kolang dan Sorkam, yakni Kecamatan Kolang sebanyak 37 kelompok tani dan di Kecamatan Sorkam sebanyak 18 kelompok tani. Jadi saya himbau kepada para petani agar lebih giat lagi untuk bercocok tanam padi dan semoga berproduksi dengan baik sesuai dengan yang kita inginkan," harap drh. Iskandar mengakhiri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu, Anggota DPRD Tapteng, Kadis Pertanian Tapteng drh. Iskandar, Camat Kolang Saut Bona Situmeang, Penyuluh Pertanian.(Hery Manalu /PR)
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .