Bupati Eddy Berutu Tanam Kopi di Kecamatan Parbuluan
Oleh : Radar Medan | 29 Jul 2022, 13:12:59 WIB | 👁 3079 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Dairi, Eddy Berutu saat menanam kopi di Desa Parbuluan, Dairi.
RADARMEDAN.COM, DAIRI - Setelah melakukan tanam kopi di Desa Perjuangan Kecamatan Sumbul, Bupati Dairi Dr Eddy Berutu kembali melakukan tanam kopi bersama dengan petani di Desa Lae Hole II, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Kamis (28/7/2022) kemarin.
Ditemui usai penanaman pohon, Bupati Dairi mengatakan ini adalah gerakan yang ingin kita bangkitkan dalam masyarakat agar percepatan penanaman kopi itu semakin tinggi. Pemerintah ingin menggairahkan para petani untuk lebih semangat lebih aktif memanfaatkan semua lahannya yang cocok untuk kopi Sidikalang.
"Karena kita ingin mengakselerasi mengembalikan kejayaan kopi Sidikalang. Kita membentuk sebuah ekosistem untuk mendukung para petani sehingga model yang kita lakukan ini berbeda dengan model sebelumnya, model ini kita himpun semua kebutuhan petani untuk mendukung mereka," kata Eddy Berutu.
Hal itu Ia sampaikan agar para petani bisa lebih fokus dalam mengurus tanamannya dengan pendampingan tentunya. Dengan model tersebut diharapkan hasil pertanian jauh lebih baik, produktifitas tinggi sehingga pada akhirnya memberikan dampak kemakmuran bagi masyarakat Dairi.
Lebih lanjut Bupati ucapkan, terdapat beberapa Kecamatan yang telah dilakukan tanam klaster kopi antara lain Parbuluan, Sumbul, Pegagan Hilir, Sitinjo dan Sidikalang dimana daerah tersebut memiliki ketinggian diantara 800 hingga 1200 meter di atas permukaan laut.
"Apa yang kita lakukan ini memang tidak mudah. Oleh karena itu kita bentuk sebuah sistem yang disebut dengan KUR Klaster. Target 5000 hektar tanam kopi yang kami canangkan semoga bisa terwujud, saat ini kami bersama pihak terkait sudah tanam sebanyak 2500 batang kopi. Tahun ini ada 2 juta bibit yang kami siapkan untuk mendukung para petani kita," ujar Bupati Dairi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi Robot Simanullang yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan pemerintah telah melakukan Gerakan Tanam Kopi (Gertaki) seluas 1 hektar bersama Dirjen Pertanian beberapa waktu yang lalu.
"Program klaster berjalan dengan baik sejauh ini, berikutnya tanam bersama kopi akan dilakukan di setiap Kecamatan. Terimakasih kepada Pak Bupati karena telah mendukung penanaman kopi di Parbuluan. Ini program baik, tidak ada program pemerintah yang tidak pro kepada rakyat," ucap Robot.
Dalam kegiatan ini, Bupati Dairi Eddy Berutu dan Ketua TP PKK Romy Mariani melakukan ramah tamah dengan masyarakat dan petani kopi Parbuluan. Bupati juga memberikan alat pertanian kepada Maruntung Sihombing sebagai pemilik lahan untuk dilakukan tanam kopi.(HM/PR)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .