BP Geopark Kaldera Toba Tuntas Penuhi Rekomendasi, Sekdaprov Sumut Optimis Dapat Kartu Hijau
Oleh : Radar Medan | 16 Jul 2025, 20:45:47 WIB | 👁 609 Lihat Kawasan Danau Toba
Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong pada rapat persiapan revalidasi di Kantor Bappelitbang Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Rabu (16/7/2025).
RADARMEDAN.COM - Badan Pengelola (BP) Geopark Kaldera Toba tuntas memenuhi rekomendasi UNESCO. Kartu hijau (green card) pun optimis akan didapat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong pada rapat persiapan revalidasi di Kantor Bappelitbang Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Rabu (16/7/2025). “Rekomendasi sudah tuntas, tinggal persiapan hal-hal kecil yang perlu diperhatikan, jangan sampai ada hal kecil yang tertinggal,” kata Togap.
Dikatakan Togap, mendapat pengakuan dari UNESCO merupakan sebuah kebanggaan. Untuk itu, saat mendapat kartu hijau, Ia berpesan agar seluruh pihak mulai dari stakeholder hingga masyarakat bersama-sama untuk menjaga Danau Toba.
Secara khusus pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sekawasan Danau Toba, Togap mengajak untuk terus bersama-sama menjaga Danau Toba. Ia berpesan agar terus serius menjaga Danau Toba agar berkelanjutan hingga generasi mendatang.
“Danau Toba adalah warisan yang perlu harus kita jaga, sangat disayangkan warisan yang luar biasa ini tidak terus kita jaga,” ujar Togap.
Selain itu, menjelang revalidasi, Togap meminta seluruh pihak untuk memperhatikan kebersihan di tiap geosite. Menurutnya hal tersebut membutuhkan peran semua pihak tanpa kecuali.
“Kebersihan juga harus dijaga terus, setelah dapat kartu hijau nanti pun, kebersihan ini juga harus terus diperhatikan,” ucap Togap.
Senada dengan Togap, General Manager Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba Azizul Kholis mengungkapkan rekomendasi UNESCO sudah terpenuhi. Jelang revalidasi, ada sedikit hal yang perlu disiapkan, dan Ia optimis dapat menyiapkan seluruhnya.
Adapun empat rekomendasi yang diberikan UNESCO, antara warisan geologi dan interpretasinya, warisan lainnya seperti identifikasi warisan alam dan budaya hingga warisan tak benda, visibilitas dan kemitraan, hingga jejaring dan pelatihan.
“Untuk persiapan revalidasi, seluruh stakeholder kita apresiasi telah berperan aktif sehingga kita pun optimis mendapat kartu hijau,” kata Azizul.
Sementara itu, Plt Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama berupaya untuk melakukan persiapan agar mendapat kartu hijau. Ia pun meminta semua pihak untuk membantu mempersiapkan hal teknis jelang revalidasi.
“Terutama pada visibilitas aspek geological site servation dan panel informasi, hal ini yang juga perlu kita perhatikan,” kata Dikky.**(H17)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .