Bobby Nasution Dukung Produk UMKM Medan Masuki Ritel Ternama
Oleh : Radar Medan | 30 Jun 2021, 09:33:44 WIB | 👁 1443 Lihat Berita Kota
RADARMEDAN.COM - Perhatian Wali Kota Medan Bobby Nasution terhadap pelaku ekonomi, terutama UMKM sangat tinggi. Apalagi sejak pandemi Covid-19, penggiat usaha mikro kecil menengah (UMKM) merasakan dampaknya, terutama dalam segi penjualan yang terus menurun.
Menyikapi hal ini, Bobby Nasution pun menyiapkan sejumlah langkah agar penggiat ekonomi di Kota Medan bisa tumbuh dan berkembang di tengah pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya. Salah satu upaya yang dilakukan, orang nomor satu di Pemko Medan itu ingin produk-produk UMKM masuk ke pasar ritel modern.
Bobby Nasution ingin pasar ritel modern yang ada di Kota Medan bisa menjadi pasar bagi produk penggiat UMKM.
“Kita ingin pasar ritel modern menjadi pasar hasil produk penggiat UMKM. Sebab, UMKM tidak hanya butuh bantuan permodalan, bimbingan maupun pelatihan, mereka sangat membutuhkan pasar, terutama di tengah pandemi Covid-19,” kata Bobby Nasution kepada wartawan, Selasa 29/6/2021.
Selain pasar ritel modern, Bobby Nasution juga ingin Pemko Medan menjadi pasar bagi produk UMKM. Guna mendukung hal ini, Bobby Nasution pun telah menginstruksikan kepada OPD terkait agar produk makanan dan minuman penggiat UMKM masuk dalam e-Katalog Lokal. Degan demikian dalam melakukan kegiatan, Bobby Nasution minta kepada kelurahan, kecamatan dan OPD dapat menggunakan makanan dan minuman hasil produk penggiat UMKM.
Keinginan Bobby Nasution mendapat dukungan penuh PT Indomarco Primatama. Jaringan ritel waralaba ternama yang beroperasi sebagai Indomaret ini telah memasarkan produk UMKM di seluruh gerainya di Kota Medan. Di samping itu bagi penggiat UMKM yang belum masuk, jaringan minimarket yang menyediakan bahan kebutuhan pokok ini menyatakan membuka pintu dan ruang bagi seluruh pelaku UMKM yang hendak memasarkan hasil produknya melalui Indomaret.
Saat ini sejumlah Indomaret di Kota Medan telah menyediakan space yang cukup strategis bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan hasil produknya, baik kuliner maupun non kuliner. Begitu memasuki Indomaret, pengunjung yang datang bisa langsung melihat rak yang bertuliskan produk UMKM Kota Medan. Di rak tersebut terdapat puluhan jenis produk makanan hasil produksi pelaku UMKM yang tersaji dengan kemasan menarik.
Deputi Branch Manager Indomaret Cabang Medan Ikhwan, mengaku penyediaan space itu dilakukan sebagai upaya untuk mendukung upaya Wali Kota membangkitkan kembali UMKM. Dia berharap agar upaya yang dilakukan itu, mampu membantu pelaku UMKM untuk bangkit dan bertahan di tengah pandemi Covid-19.
“Indomaret Cabang Medan sangat mendukung penuh upaya yang dilakukan Bapak Wali Kota untuk membantu mengembangkan UMKM. Kami membuka pintu jika penggiat UMKM hendak memasarkan produknya melalui Indomaret. Caranya cukup mudah, penggiat UMKM punya produk dan mengirimkan sampel kepada kami untuk direview produknya seperti apa. Apabila layak, produknya bisa kita pasarkan di Indomaret,” kata Ikhwan di gerai Indomaret Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (29/6).
Di samping itu, imbuh Ikhwan, penggiat UMKM harus memiliki dua sertifikat pendukung yakni sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonsia (MUI) dan perizinan produksi industri rumah tangga (PIRT) atau izin dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM).
“Kita saat ini menunggu penggiat UMKM yang ingin masuk Indomaret. Kita pasti support dan memberikan konsultasi, misalnya harus seperti apa packaging-nya,” jelasnya.
Selanjutnya Ikhwan mengungkapkan, saat ini ada 21 item hasil produk kuliner penggiat UMKM di kota Medan yang telah masuk Indomaret. Dikatakannya, 21 item itu merupakan hasil produk 10 pelaku UMKM. Selain kuliner dalam bentuk kemasan (packaging). Indomaret juga menydiakan tempat bagi penggiat UMKM yang makan langsung seperti ready to eat.
“Saat ini semua gerai Indomaret yang ada di Kota Medan telah menjual hasil produk penggiat UMKM. Jadi, kita saat ini sedang menunggu UMKM lainnya untuk menjual produknya di seluruh Indomaret yang ada di Kota Medan,”ungkapnya.
Alhamdulillah, kata Ikhwan, animo masyarakat terhadap produk penggiat UMKM yang ditawarkan sangat tinggi. Salah satunya cemilan seperti orong-orong, ungkapnya, penjualannya sangat bagus. Dia berharap keberhasilan ini dapat membuat penggiat UMKM naik kelas seperti yang diingin Walikota.
“Semoga dengan bagusnya penjualan di Indomaret, teman-teman penggiat UMKM yang awalnya masih produk rumah tangga bisa ekspansi dan membesarkan usahanya sehingga membuat usaha sendiri menjadi perusahaan. Kita lihat Bapak Wali Kota saat ini concern dengan UMKM dan kita siap menerima teman-teman penggiat UMKM yang bekerjasama dengan Indomaret,” harapnya. (SP/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .