Bank Indonesia Bantu Kelompok Tani Dairi Tingkatkan Produksi Bupati Dairi : Ini Tonggak Baru Industri Kopi
Oleh : Radar Medan | 02 Nov 2021, 21:48:45 WIB | 👁 2593 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, DAIRI - Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu hadiri kegiatan Kick Off dan Pelatihan Budidaya Good Agriculture Practise Kopi, Klaster Kopi Gapoktan Berkarya Kabupaten Dairi Binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara di Desa Perjuangan Kecamatan Sumbul, Selasa (2/11/2021).
Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu dalam sambutannya mengatakan ini adalah program yang dirindukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam membantu untuk mengembangkan produktifitas pertanian kopi di Kabupaten Dairi.
"Ini adalah sejarah dan tonggak baru dalam perindustrian kopi di Kabupaten Dairi. Dengan adanya Kick Off ini, kita akan kejar tingkat produksi Kopi Sidikalang," ujar Bupati.
Bupati mengatakan jika budidaya kopi ini dikelola secara baik, maka kesejahteraan para petani akan meningkat, dengan harapan 2 tahun dari sekarang banyak anggota gapoktan yang sudah berhasil. Diutarakan Bupati Eddy, Pemkab Dairi senantiasa mencari cara dan terobosan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani salah satunya melalui kerjasama dengan Bank Indonesia.
"Bank Indonesia sepakat dengan Pemkab Dairi untuk mendatangkan para ahli dalam upaya peningkatan produksi kopi. Apa yang kita lakukan ini akan menjadi percontohan bagi kelompok tani lain di Kabupaten Dairi. Gapoktan ini terpilih dengan proses yang panjang oleh Bank Indonesia dan Dinas Pertanian. Maka kita harus memberikan contoh yang terbaik kepada petani yang lainnya, Saya berharap para bapak ibu gapoktan semangat dalam memberikan contoh yang terbaik tersebut," pesan Bupati kepada Gapoktan
Bupati mengatakan telah banyak bertemu dengan para penikmat kopi, sekarang beli kopi bukan hanya rasanya saja karena kopi Sidikalang hingga saat ini cita rasanya masih termasuk yang terbaik di dunia. Selain rasa banyak aspek yang dinilai oleh para pembeli maupun penikmat kopi dengan standar yang telah ditetapkan.
"Bagaimana kopi ini ditanam, dimana ditanam dan bagaimana prosesnya. Cerita ini akan menjadi daya tarik dan menambah nilai jual," ujar Bupati.
Bupati Eddy mengatakan pelatihan budidaya kopi ini akan berlangsung dari tahun 2021 hingga tahun 2026 yang akan didampingi oleh BI hingga bisa mandiri melakukan budidaya kopi yang baik sehingga Kabupaten Dairi akan semakin terkenal dengan kopinya sesuai standar good agriculture practices yang telah ditetapkan. Aspek lainnya dikatakan Bupati adalah budidaya kopi ini akan menjadi tempat wisata karena banyak masyarakat yang ingin melihat bagaimana bentuk dari kopi yang nantinya akan menumbuhkan perekonomian masyarakat.
"Atas nama Pemerintah dan masyarakat, Saya ucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia yang telah mempercayakan program ini kepada Kabupaten Dairi. Pembinaan dengan niat yang baik ini untuk mewujudkan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Dairi yang diharapkan akan bisa kita capai," pungkas Bupati Eddy dalam sambutannya.
Sementara itu, Direktur Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara Ibrahim dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan ini dijadikan sebagai kick off karena akan menjadi perjalanan panjang selama 5-6 tahun ke depan dalam pengembangan kopi Sidikalang dimana kelompok tani yang ikut dalam pelatihan budidaya ini dipilih atas rekomendasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Dairi.
Berbicara mengenai kopi, Ibrahim menuturkan bahwa cerita dibalik kopi ini yang sangat menarik, dimana perjalanan satu biji kopi hingga disajikan barista kopi yang akan dituangkan dalam sebuah cerita.
Sesuai dengan Data BPS, Ibrahim utarakan luas lahan kopi di Sumatera Utara sebanyak 95 ribu hektar, namun memiliki kendala produktifitas dimana jumlah kopi yang dihasilkan tidak memuaskan yakni sebanyak 785 kg/hektar.
"Berdasarkan masukan dari berbagai pihak, kopi ini harus ada pohon pelindung, masa pemupukan harus tepat serta saat pemangkasan. Inilah yang akan diperdalam selama pelatihan ini," ucap Ibrahim.
Untuk kedepannya, Ibrahim harapkan pelatihan budidaya kopi di Desa Perjuangan akan menjadi tempat percontohan pembelajaran kopi di Dairi bahkan Sumatera Utara. Beberapa lingkup dalam pelatihan tersebut dikatakan Ibrahim adalah tentang budidaya serta melakukan analisis budi daya sesuai good agriculture practices kopi.
"Kami berharap program ini akan menjawab peningkatan nilai tambah potensi kopi dan mampu mewujudkan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Dairi," pungkas Ibrahim.
Kick Off dan pelatihan budidaya kopi tersebut ditandai dengan penandatanganan antara Pemkab Dairi dan Bank Indonesia serta penanaman secara simbolis kopi di lahan demplot yang telah disediakan. Adapun varietas kopi yang ditanam adalah Kopi Arabica varietas Komasti dan Kopi Robusta dilahan seluas kurang lebih 2 hektar.
Gapoktan Berkarya binaan Bank Indonesia sendiri memiliki anggota sebanyak 48 orang petani yang berasal dari kelompok tani Desa Perjuangan, Desa Dolok Tolong dan Desa Kentara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Camat Sumbul dan Camat Lae Parira.(ril)/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .