BAKUMKU Gelar Seminar Hukum, Bahas Sinergi Ormas dan Pemda dalam Pembangunan Kota Pematangsiantar
Oleh : Radar Medan | 21 Mar 2025, 14:18:55 WIB | 👁 731 Lihat Pematangsiantar
Keterangan Gambar : Foto bersama BAKUMKU dan undangan dalam eminar Hukum dan Lingkungan di Siantar Hotel, Jalan WR Supratman, Pematangsiantar. Kamis (20/03/2025).
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR – Demi meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pemerintah daerah, melalui Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Hukum dan Lingkungan (BAKUMKU) menggelar Seminar Hukum dan Lingkungan di Siantar Hotel, Jalan WR Supratman, Pematangsiantar. Kamis (20/03/2025).
Tema acara seminar : "Meningkatkan Peran Organisasi Masyarakat terhadap Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam Mewujudkan Fasilitas Umum yang Berkelanjutan serta Sanksi Hukum terhadap Pengalihfungsian Trotoar."
SeminarDihadiriSejumlahNarasumberAhli
Seminar ini menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya, antara lain:
1. Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar, Patar L. Panjaitan dan Robin Manurung, S.H,
2. Dinas PUTR Kota Pematangsiantar, Wira HK, ST, M.Si.
3. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Kota Pematangsiantar, Tulus Pandiangan.
4. Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pematangsiantar, Rahmad A. Siregar,
5. Kesbangpol Kota Pematangsiantar, Ifonne Donny S.
6. Akademisi Fakultas Hukum Universitas Simalungun, Dr. Desy Kartika Coronina Sitepu, SH, MH,
7. Akademisi Fakultas Teknik Universitas Simalungun, Novdin M. Sianturi, ST, MM, Ph.D.
DiskusiKonstruktifdanSolutif
Dalam berbagai hal, Ketua Umum BAKUMKU Dapot Hasiholan Purba, SH., menekankan pentingnya peran organisasi masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya terkait pembangunan daerah dan pemeliharaan fasilitas umum, seperti trotoar yang sering dialihfungsikan.
“Kami ingin membahas berbagai aspek hukum terkait trotoar, dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan, studi kasus fasilitas umum, serta bagaimana peran organisasi masyarakat dan pemerintah dalam menegakkan peraturan daerah,” ujar Dapot.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai sudut pandang dari para narasumber. Salah satu informasi penting dalam seminar ini adalah ketiadaan peraturan hukum yang mengatur fasilitas umum seperti trotoar di Kota Pematangsiantar. Hal ini memunculkan urgensi untuk segera merancang Peraturan Daerah (Perda) guna mengawal kebijakan pemerintah.
KomitmenDPRDKotaPematangsiantar
Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar mengapresiasi seminar ini dan menyatakan komitmennya untuk mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) terkait fasilitas umum dan trotoar. Melalui perwakilannya, Patar L. Panjaitan diketahui ketua komisi 1 yang turut serta hadir dalam seminar menyatakan siap mengawal pembentukan peraturan daerah tersebut hingga tahap audiensi dengan Wali Kota Pematangsiantar.
“Peraturan daerah sangat penting untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan dengan baik. Seminar seperti ini menjadi wadah yang sangat positif untuk memperkuat sinergi antara lembaga hukum dan lingkungan (Bakumku) terhadap pemerintah daerah kota pematangsiantar,” ujar Patar L. Panjaitan.
AntusiasmePesertadanPenutupanAcara
Seminar ini mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari Kortas Tipikor Sumut dan Sanopati 08, yang berharap untuk selanjutnya acara serupa dapat terus diadakan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pembangunan daerah.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan plakat dari BAKUMKU kepada Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar sebagai perwakilan peserta seminar. Plakat yang sedianya diberikan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar akhirnya diserahkan kepada Komisi 1 DPRD Kota Pematangsiantar, mengingat kedua pejabat tersebut tidak hadir dalam seminar meski telah diundang secara resmi.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan organisasi masyarakat dapat semakin berperan aktif dalam mengawal kebijakan publik demi pembangunan Kota Pematangsiantar yang lebih baik dan berkelanjutan. (Jait/Tim)/pe
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .