Aniaya IRT di Taput, Seorang Pria Asal Tapteng Ditangkap di Humbahas
Oleh : Radar Medan | 21 Feb 2022, 20:57:02 WIB | 👁 2038 Lihat Sekitar Kita
RADARMEDAN.COM, TAPUT - Setelah lima hari melarikan diri , tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak (30) warga Kelurahan Partali Toruan Taput, akhir nya berhasil di ringkus Sat Reskrim Polres Taput, Jumat ( 19/2) dari persembunyian nya di Kecamatan Onang Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan.
Tersangka inisial JAS (25)alia James warga Desa Tapian Nauli Kecamatan Onan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah.
Tersangka melakukan penganiayaan atas diri korban Senin ( 14/2) pukul 21.00 WIB, di rumah korban sendiri, dimana saat kejadian suami korban tidak berada dirumah karena sedang kerja jaga malam.
Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ronald Sipayung S. SIK. MH melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan penangkapan tersangka.
Setelah Opsnal Sat Reskrim berhasil menangkap tersangka, tersangka mengakui semua perbuatan nya telah melakukan penganiayaan atas korban dengan menggunakan pisau sebanyak tiga kali.
Perbuatan tersebut dilakukan tersangka, karena merasa tersinggung dengan korban karena nomor HP nya di blokir sehingga tidak bisa berkomunikasi.
Tersangka yang merupakan supir di salah satu pemilik toko di Siborongborong tersebut menceritakan kepada penyidik, pada hari Senin tanggal (13/2) tersangka menghubungi korban melalui HP dan memgatakan " Tanggal (14/2) ulang Tahun korban dan ingin merayakan secara bersama-sama di Tarutung. Namun korban langsung memblokir nomor tersangka sehingga tidak bisa lagi komunikasi.
Pada tanggal ( 14/2) tersangka mengganti nomor dan menghubungi korban kembali. Setelah sempat bicara, korban kembali memblokir nomor tersebut.
Dugaan atas tindakan korban, tersangka merasa tersinggung. Selasa ( 14/2) tersangka datang dari tempat kerjanya Siborongborong dengan menggunakan sepeda motor dan mempersiapkan sebilah pisau.
Sebelum tersangka bertindak, terlebih dahulu memonitor situasi dan team pat pukul 21.00 WIB, tersangka menggedor-gedor pintu rumah korban.
Setelah korban membuka pintu,; tersangka langsung menikam perut korban sebanyak dua kali kemudian menikam punggung korban satu kali.
Begitu korban terjatuh, tersangka pun melarikan diri dan korban di bawa tetangga kerumah sakit.
Korban melarikan diri hari pertama ke Onan Tukka kampungnya sendiri. Merasa tidak nyaman, korban berpindah tempat ke daerah barus Tapanuli Tengah dan hari kamis bersembunyi di Kecamatan Onanganjang Kabupaten Humbang Hasundutan.
Saat tersangka di Onang Ganjang petugas kita sudah mengkuti. Namun terpantau tersangka lalu tersangka bersembunyi di hutan dan meninggal sepeda motor nya di pinggir jalan.
Jumat (19/2) tersangka berhasil di tangkap dari hutan persembunyiaannya.
Saat ini tersangka sudah di tahan dengan pasal 351 ayat 2 ( Penganiayaan Berat ) KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Sedangkan korban masih dalam perawatan di RSUD tarutung untuk pemulihan kesehatan.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .