2 Orang ASN Diduga Terpapar Covid-19 di Pakpak Bharat

Oleh : Radar Medan | 04 Sep 2020, 19:29:55 WIB | 👁 2386 Lihat
Kesehatan
2 Orang ASN Diduga Terpapar Covid-19 di Pakpak Bharat

RADARMEDAN.COM , Salak - Warga di kabupaten Pakpak Bharat merasa khawatir setelah beredar kabar adanya dua orang aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Pakpak Bharat berinisial HS dan HT  terpapar Covid-19 setelah rapid test reaktif. Kedua ASN tersebut merupakan  pasangan suami istri  penduduk dusun sosor desa Boangmanalu kecamatan Salak di kabarkan di duga terpapar setelah melalui hasil pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif.

Hal itu dibenarkan dirut RSUD Salak dr Elysa Barus melalui kabid pelayanan dan perawatan dr Manuturi Situmorang kepada sejumlah wartawan Kamis 3 September di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak.

Lebih lanjut dr Manuturi Situmorang mngatakan terkait kronologis awal diketahuinya kedua pasangan suami istri berinisial  HS dan HT yang bekerja sebagai  ASN Pakpak Bharat itu berawal dari  kedatangan mereka (pasien red) ke RSUD hari ini Kamis 3 September 2020 untuk pemeriksaan kesehatan, mereka berdua suami istri untuk mendapatkan surat kesehatan, di duga kemungkinan surat kesehatan tersebut di pergunakan untuk perjalanan keluar daerah.

Namun dari hasil pemeriksaan rapid test kedua pasien tersebut di temukan REAKTIF.

Perlu kita cermati bersama walau si pasien reaktif belum tentu  pasien menjadi positif Covid -19.

Kendati demikian, dari hasil pemeriksaan tersebut  pihak rumah sakit langsung sigab dengan mngambil tindakan preventif di ruang khusus isolasi mandiri asien covid -19 di RSUD Salak. Tindakan itu di lakukan untuk pencegahan agar ke dua  pasien tersebut tidak terkontaminasi dengan keluarga yang lainnya. 

Selanjutnya, pihak rumah sakit hari ini juga telah mengirimkan sampel seperti salah satunya sampel air liur si pasien  ke propinsi untuk di  periksa,  dan untuk mengetahui hasil diagnosa si pasien tentang kesimpulan  positif atau tidaknya kita harus menunggu waktu selama 5 hari. 

"Kita harus mnunggu hasil pemeriksaannya di propinsi melalui PCR Swab Test, jika hasil diagnosa ke dua pasien itu  nantinya negatif, kita nanti mencari penyakit yang lain, semisal  D H F  dan lainya," ujar dr Manuturi Situmorang.

Sementara itu, dirut RSUD Salak dr Elysa Barus melalui pesan WhatsAppnya menghimbau dengan sangat  kepada semua warga kabupaten Pakpak Bharat agar tetap waspada dengan tetap mematuhi perotokol kesehatan dalam  pencegahan dan pemutusan mata rantai virus Covid -19.

"Jangan dianggap sepele terhadap virus tersebut karena tidak dapat dilihat dengan kasat mata namun hal itu dapat merenggut nyawa seseorang kapan dan dimana saja. Kita telah ketahui bersama sudah banyak nyawa warga, dokter, perawat dan lainnya akibat virus covid-19 yang menyeramkan itu," papar dr. Elysa.
 
Himbauan itu sudah sering  di tekankan dr Elysa Barus  kepada semua warga kabupaten Pakpak Bharat dalam meningkatkan kesadaran masing-masing warga untuk mematuhi perotokol kesehatan pncegahan & pemutusan mata rantai virus covid - 19.

Menurut dr Elysa Barus dalam pantauanya selama ini masih banyak warga secara tersebar tidak mengindahkan perotokol kesehatan. salah satunya di buktikan dengan banyaknya warga di temukan tidak memakai masker dalam beraktifitas.

"Mari kita sama - sama menunggu dan berdo'a serta  berupaya,  mudah-mudahan hasil diagnosa ke dua pasien REAKTIF tersebut nantinya  negatif," pungkasnya   Kbr(Mb)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas