100 Kg Sabu Senilai Rp100 Miliar Diungkap Polda Sumut, 4 Tersangka Diciduk di 3 Provinsi
Oleh : Radar Medan | 17 Mei 2025, 15:47:18 WIB | 👁 1664 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Wadir Narkoba Polda Sulsel AKBP Harisandi saat konfers di Taman Setia Budi Medan, Sabtu (17/5/2025).
RADARMEDAN.COM - Polisi berhasil mengungkap jaringan narkoba lintas provinsi dengan barang bukti mencapai 100 kilogram sabu senilai sekitar Rp100 miliar.
Pengungkapan besar ini merupakan hasil kolaborasi antara Polda Sumatera Utara dan Polda Sumatera Selatan, dengan penangkapan empat tersangka di tiga lokasi berbeda, termasuk wilayah Banten.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan pengungkapan bermula dari penggerebekan rumah di Blok SS, Komplek Setia Budi, Medan.
"Itu sekitar 100 miliar rupiah, kalau diestimasikan dengan rupiah. Jadi kami kerja sama dengan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam rangka penangkapan tersangka yang berjumlah empat orang dengan barang bukti kurang lebih 100 kilogram narkotika jenis sabu," ujar Ferry, Sabtu (17/5/2025).
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan sindikat ini menggunakan modus penyamaran sabu ke dalam kemasan kopi dan menyembunyikannya dalam kompartemen rahasia mobil.
"Empat tersangka yang berhasil diamankan adalah CT(pr), Jul, Sud (suami), dan K (istri)," ucap Calvijn.
CT ditangkap lebih dulu di sebuah hotel di Jalan Sei Belutu, Medan. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan 33 kilogram sabu di sebuah mobil yang diparkir di salah satu supermarket di Jalan Gatot Subroto.
CT disebut sebagai perantara yang dikendalikan oleh seorang DPO bernama Bob melalui aplikasi Zangie.
"Peran CT adalah mencari sopir untuk mobil yang disiapkan oleh Bob," kata Calvijn.
CT mengaku sudah empat kali mengantar sabu ke Jakarta sepanjang 2025, dengan total bayaran Rp 80 juta dari Bob.
Dari pengakuan CT, penyidik bergerak ke rumah Jul di Blok SS Komplek Setia Budi Medan.
Di sana ditemukan 39 kilogram sabu. Jul disebut sebagai pengemas sabu yang menyamarkan barang haram tersebut dalam bungkus kopi menggunakan alat press.
“Jul berperan sebagai pengumpul dan pengemas 100 kg sabu tersebut. Ia menyamarkannya dalam kemasan kopi menggunakan alat press dan sealer di kamarnya. Jul tercatat telah dua kali mengirim sabu, yaitu 31 kg ke Aceh dan 28 kg yang berhasil ditangkap di Banten bersama Polda Sumsel,” jelas Calvijn.
Dua tersangka terakhir, Sud dan K, ditangkap di Pelabuhan Merak, Banten, saat keluar dari kapal feri. Pasangan ini bertugas sebagai kurir dan dijanjikan bayaran Rp300 juta untuk membawa sabu ke Jakarta.
"Sebelumnya, mereka telah berhasil mengirimkan 25 kg dan 28 kg sabu ke Jakarta. Polisi berhasil melacak keberadaan mereka yang sedang membawa 28 kg sabu lainnya di wilayah Sumatera Selatan, hingga akhirnya dilakukan kerjasama Polda Sumut dengan Polda Sumsel dan penangkapan dilakukan di Banten," lanjut Calvijn.
Sementara itu, warga Komplek Setia Budi mengaku tak mencurigai aktivitas para tersangka selama tinggal di lingkungan mereka.
Hal senada disampaikan Kepling VII Zulkifli. “Mereka baru seminggu di tempat ini,” tegasnya.(HM)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .