Wesly Silalahi menghadiri kegiatan Gerakan Edukasi Bersama Komunitas Paham Sistem Jaminan Kesehatan
Oleh : Radar Medan | 23 Jul 2025, 14:30:29 WIB | 👁 209 Lihat Pematangsiantar
Keterangan Gambar : kegiatan Gerakan Edukasi Bersama Komunitas Paham Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (Gema Kompas JKN). Dalam acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Rabu (23/07/2025) pagi.
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Prof dr Abdul Kadir dan Kepala BPJS Kesehatan Pematangsiantar dr Kiki Christmar Marbun menghadiri kegiatan Gerakan Edukasi Bersama Komunitas Paham Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (Gema Kompas JKN). Dalam acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Rabu (23/07/2025) pagi itu, Wesly menyatakan dukungannya terhadap Gema Kompas JKN.
Wesly bersama Abdul Kadir dan Kiki Christmar Marbun tiba di Ruang Serbaguna disambut Tortor Simalungun. Selanjutnya
Wesly menyematkan Hiou Simalungun kepada Abdul Kadir.
Dalam sambutannya, Wesly atas nama Pemko Pematangsiantar menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas terselenggaranya kegiatan Gema Kompas JKN.
“Kehadiran Gema Kompas JKN di tengah masyarakat adalah sebuah langkah strategis dan mulia untuk membangun pemahaman kolektif tentang pentingnya jaminan kesehatan nasional,” katanya.
Menurut Wesly, keberhasilan program JKN tidak hanya ditentukan oleh keberadaan sistem dan fasilitas layanan. Tetapi juga oleh sejauh mana masyarakat memahami, mengakses, dan merasa memiliki program tersebut.
“Oleh karena itu, kehadiran para relawan komunitas yang tergabung dalam Gema Kompas JKN sungguh sangat berarti dalam memperkuat literasi dan kesadaran kesehatan di tingkat akar rumput. Kami di Kota Pematangsiantar merasa sangat bersyukur, saat ini telah berhasil mencapai cakupan Universal Health Coverage dengan tingkat kepesertaan JKN 98,97 persen,” jelasnya.
Wesly mengatakan, ini adalah capaian bersama, buah dari kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, serta seluruh masyarakat. Namun tentu, menjaga capaian itu agar berkelanjutan, membutuhkan kerja keras, komitmen, dan edukasi yang konsisten.
“Saya percaya, kegiatan Gema Kompas JKN hari ini akan membawa dampak yang luas dan positif, terutama dalam menyampaikan informasi yang benar, menghapus stigma, dan mendorong partisipasi aktif warga terhadap program JKN. Terlebih lagi, dengan kehadiran Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Bapak Prof dr Abdul Kadir di tengah kita, semangat ini menjadi semakin kuat dan penuh makna,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Prof dr Abdul Kadir menerangkan Gema Kompas JKN intinya melibatkan sebanyak mungkin komunitas dan masyarakat untuk ikut membantu atau berkolaborasi memastikan masyarakat memahami JKN.
Kolaborasi dengan komunitas diharapkan semakin banyak masyarakat yang faham bagaimana memanfaatkan JKN untuk dirinya maupun keluarga serta warga di sekitarnya.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan komunitas masyarakat dalam menyukseskan JKN sebagai sistem perlindungan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Masyarakat memegang peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan membimbing anggotanya agar tidak bingung dalam mengakses layanan JKN. Edukasi tidak bisa dilakukan sendiri oleh BPJS, harus ada kolaborasi,” katanya.
Melalui Gema Kompas JKN, BPJS Kesehatan berharap mampu menciptakan komunitas-komunitas sadar JKN yang menjadi mitra aktif dalam penyebaran informasi, peningkatan literasi kesehatan, dan penguatan sistem pelayanan jaminan kesehatan di tingkat lokal. (Jait)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .