Wali Kota Pematangsiantar Salurkan Bantuan Bibit Cabai Merah untuk Tingkatkan Produksi dan Kendalika

Oleh : Andrew Panjaitan | 25 Nov 2025, 15:06:58 WIB | 👁 179 Lihat
Pematangsiantar
Wali Kota Pematangsiantar Salurkan Bantuan Bibit Cabai Merah untuk Tingkatkan Produksi dan Kendalika

Keterangan Gambar : Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny. Liswati, memberikan bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Selasa (25/11/2025).


RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny. Liswati, memberikan bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Selasa (25/11/2025).

Petani mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., yang telah memberikan perhatian kepada mereka berupa bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi lainnya. Ucapan tersebut disampaikan Harapan Silalahi, yang mewakili para petani pada acara pemberian bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Selasa (25/11/2025) pagi.

Harapan optimis para petani dapat meningkatkan pendapatan melalui bantuan bibit cabai. Ia berpesan agar petani tidak terlalu banyak mengeluh dan menekankan bahwa petani merupakan penyangga tatanan Negara Indonesia.

“Jadi kita ini termasuk pahlawan, jadi jangan berkecil hati sebagai petani. Jujur, perhatian pemerintah kepada petani sudah cukup besar,” tandasnya.

Wesly, yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny. Liswati Wesly Silalahi, disambut hangat oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Drs. Legianto Pardamean Manurung, M.A.P., bersama sejumlah camat dan para petani.

Pada momentum ini, Wesly menyerahkan bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi kepada petani secara simbolis.

Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan bahwa untuk meningkatkan produksi hortikultura, khususnya cabai merah di Kota Pematangsiantar, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah memberikan bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi untuk lahan seluas 2 hektare (Ha).

Wesly berharap dengan adanya bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi tersebut, terjadi peningkatan produksi cabai merah di Kota Pematangsiantar sehingga dapat menekan inflasi serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Dengan curah hujan yang tinggi serta hama penyakit sebagai penyebab fluktuasi produksi cabai merah, Wesly menyarankan agar sarana dan prasarana pertanian diperkuat serta pendampingan penyuluh pertanian ditingkatkan.

Selain itu, Wesly menilai pentingnya penerapan teknologi dalam pertanian serta kolaborasi antara Pemko Pematangsiantar, Bank Indonesia, Bulog, BPS, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Ditambahkan Wesly, pada program peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat, Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian pada tahun 2025 akan memberikan bantuan benih cabai unggul dan sarana produksi yang bertujuan meningkatkan pendapatan petani cabai merah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Legianto Pardamean Manurung, dalam laporannya menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani cabai merah di Kota Pematangsiantar, mendukung swasembada pangan, meningkatkan produksi hortikultura khususnya cabai merah, serta mendukung peningkatan ekonomi, daya beli masyarakat, dan pengendalian inflasi yang dipicu komoditas cabai merah.

Dijelaskannya, dalam menekan laju inflasi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar melaksanakan Gerakan Cabai Merah di tiga kecamatan, yakni Siantar Martoba, Siantar Sitalasari, dan Siantar Utara.

Pardamean mengakui kondisi tersebut tidak terlepas dari sinergi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar dan Pemko Pematangsiantar dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya cabai merah, yang terwujud dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar.

Ia juga menerangkan bahwa Pemko Pematangsiantar mengalokasikan bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi untuk lahan seluas 2 Ha yang dibagikan kepada 29 petani cabai merah, dengan sumber dana P-APBD Kota Pematangsiantar TA 2025. Selain bibit cabai merah, terdapat juga bantuan pupuk kompos, pupuk kohe, sekam bakar, dolomit, pupuk kimia, herbisida, fungisida, insektisida, pompa hand sprayer, jaring net, plastik UV, tong plastik, dan gembor. (Jait)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas