Wali Kota Medan: Media Penyiaran TV dan Radio Harus Jadi Media Penyeimbang Informasi Bagi Masyarakat
Oleh : Radar Medan | 19 Jun 2025, 18:39:29 WIB | 👁 684 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (19/6/2025).
RADARMEDAN.COM - Ditengah era media sosial (medsos) saat ini, media penyiaran seperti TV dan Radio harus bisa menjadi media penyeimbang informasi bagi masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (19/6/2025).
Didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar, dan Plt Kabag Prokopim Setda Kota Medan M. Agha Novrian itu, Rico Waas mengungkapkan media penyiaraan saat ini memiliki tantangan yang cukup berat dengan hadirnya berbagai platform media sosial. Oleh karena itu media penyiaran harus terus berkembang dan bertransformasi ke dunia digital.
"Kita akui media penyiaran telah terverifikasi dari segi jurnalistik, karenanya media penyiaran harus bisa menjadi media penyeimbang informasi bagi masyarakat ditengah munculnya berbagai informasi di media sosial,"kata Rico Waas.
Kedepan Rico Waas juga berharap KPID Sumut dapat terus berkembang dan menjadi mitra strategis Pemko Medan.
"Semoga program-program KPID Sumut dapat disinergikan dengan Pemko Medan,"harap Rico Waas.
Sebelumnya Anggia Ramadhan selaku Ketua KPID Sumut mengungkapkan tujuan audiensi ini ialah untuk mendukung pembangunan Kota Medan yang lebih baik melalui peran lembaga penyiaran.
"Lembaga penyiaran harus berperan aktif dalam membantu dan mendukung pembangunan di Kota Medan,"ujar Anggia.
Maka dari itu Anggia berharap kedepanya terjalin kerjasama dengan Pemko Medan.
"karena itu kami berharap dapat terjalin kerjasama dengan Pemko Medan,"harapnya(hm/PE)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .