Wakil Bupati Samosir Apresiasi Masyarakat Salaon dalam Melestarikan Budaya
Oleh : Radar Medan | 21 Jan 2022, 14:19:02 WIB | 👁 5292 Lihat Seni & Budaya
RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Setelah mengadakan Ritual Babi Ambat (tolak bala) masyarakat Salaon yang terdiri dari 3 desa yaitu, Desa Salaon Toba, Tonga-tonga dan Dolok menggelar ritual mangallang Hambing Putih sebagai bukti kemenangan menolak penyakit yang timbul dikalangan masyarakat dan mampu melampui masa sulit selama covid-19. Ritual ini dilaksanakan di Desa Salaon Tonga-tonga Kecamatan Ronggur Nihuta, Kamis (20/01).
Ritual Mangallang Hambing Putih yang dirangkai dengan Pengukuhan Lembaga Adat dihadiri oleh Wakil Bupati Samosir Drs. Martua Sitanggang, MM didampingi Asisten II Hotraja Sitanggang, Plt. Kadis Pariwisata, Tetty Naibaho dan Camat Ronggur Nihuta.
Wakil Bupati Samosir, Martua Sitanggang mengapresiasi kegiatan ritual mangallang hambing putih dan mengucapkan selamat atas suksesnya pelaksanaan pengukuhan lembaga adat desa salaon. Menurutnya, hal ini merupakan pelestarian budaya yang patut dikembangkan dan diwariskan kepada generasi muda. Budaya merupakan kekayaan yang sangat berharga dan tidak ternilai.
Diharapkan, lembaga adat, tokoh adat untuk bergandengan tangan guna memelihara kearifan lokal sehingga kemajuan teknologi dan modernisasi tidak menggilas budaya adat Batak.
Selanjutnya, Wabup menyampaikan dengan pelantikan lembaga adat di Bius Sitolu Hae horbo di Salaon menjadi momentum kebangkitan pelestarian adat. Lembaga adat diharapkan dapat melestarikan budaya dan kearifan lokal sebagaimana kebiasaan-kebiasaan nenek moyang terdahulu dengan menuliskan dan mendokumentasikan untuk diwariskan kepada generasi muda.
Wabup menegaskan bahwa pembentukan lembaga adat ini tidak bermaksud untuk menghilangkan peran lembaga yang sudah berbuat dibidang adat. Akan tetapi lebih mengukuhkan dan saling bersinergitas. Dengan demikian, akan terwujud kehidupan masyarakat yang sejahtera, bermartabat, secara ekonomi, pendidikan dan kesehatan sesuai dengan Visi Bupati Samosir.
Dalam pelaksanaan ritual mangallang Hambing putih terlihat jelas peran pemangku raja adat tertua yaitu Raja bius (Raja Oloan), Parbaringin (Pande Bolon) dan Raja Bondar sebagaimana kehidupan nenek moyang Batak terdahulu. Ritual Babi Ambat (tolak bala) diperankan dalam sebuah tor-tor yang memperagakan asal mula penyakit yang menggerogoti masyarakat dan membuat kesulitan. Sehingga raja adat mempersembahkan seekor babi kepada mula jadi nabolon dan darahnya dijadikan obat penolak bala. Pada akhirnya, masyarakat sembuh dan kembali kepada kehidupan normal.
Ritual Mangallang Hambing Putih dilengkapi dengan sesajen berupa Sitoppian Nagodang, Rudang Najagar, Nitak Nihopingan, Nitak Nihittang ni Andalu dan Nitak Gabut. Pelaku ritual dilengkapi dengan pakaian adat khas Batak Toba. (Berman Situmorang/PR)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .