Tim SAR Nasional Tanjung Balai Asahan Temukan Pemuda yang Hanyut di Sungai Kualuh Hulu
Oleh : Radar Medan | 16 Feb 2026, 22:29:46 WIB | 👁 569 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Kualuh, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara
RADARMEDAN.COM, LABURA - Operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Kualuh, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, resmi dihentikan. Penghentian operasi dilakukan setelah korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan yang di Koordinir Oleh Pos SAR Tanjung Balai Asahan pada Senin, 16 Februari 2026.
Korban diketahui bernama Bambang (28) , berjenis kelamin laki-laki, warga Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia, kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026, sekitar pukul 17.15 Wib. Korban bersama beberapa rekannya sedang beraktivitas di sekitar Sungai Kualuh. Saat itu korban berniat menyeberangi sungai dengan cara berenang, namun naas diduga korban tidak mampu melawan deras nya arus sungai sehingga hanyut terseret arus dan menghilang dari pandangan. Warga yang berada di lokasi sempat melakukan upaya pencarian secara manual, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan memberangkatkan 1 (satu) tim Rescuer dari Pos SAR Tanjung Balai Asahan dan bergabung dengan unsur yang terlibat yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat langsung melakukan operasi pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan pemantauan di sepanjang bantaran sungai.
Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada Senin pagi pada Pukul 00.20 WIB oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika, S.H., M. Si., selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas Persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut.
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR di Sungai Kualuh Hulu kami nyatakan selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras,” ujar Kepala Kantor.
Dengan ditemukannya korban dan telah diserahkannya kepada pihak keluarga, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan pada Senin, 16 Februari 2026. (Ss/hms)/pe
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .