Tiga Hari Hilang, Jasad Pria yang Hanyut di Sungai Belawan Ditemukan 11 KM dari Lokasi Awal

Oleh : Radar Medan | 20 Feb 2026, 12:01:14 WIB | 👁 837 Lihat
Sekitar Kita
Tiga Hari Hilang, Jasad Pria yang Hanyut di Sungai Belawan Ditemukan 11 KM dari Lokasi Awal

Keterangan Gambar : Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Ian (35), pria yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus di Sungai Belawan, Kota Medan. (Ist)


RADARMEDAN.COM - Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Ian (35), pria yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus di Sungai Belawan, Kota Medan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim melakukan pencarian intensif selama tiga hari sejak laporan kejadian diterima.

Peristiwa tragis ini bermula pada Senin (16/2/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban berniat menyeberangi sungai untuk menanam jagung di lahan yang berada di seberang. Namun nahas, debit air sungai yang naik pasca hujan membuat arus menjadi sangat deras. Diduga tidak sanggup melawan kuatnya arus, tubuh Ian pun terseret dan menghilang di telan aliran sungai.

Warga setempat sempat berupaya memberikan pertolongan pertama, namun sosok korban tak kunjung terlihat hingga akhirnya dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Basarnas Medan). Merespons laporan tersebut, tim rescue langsung dikerahkan ke lokasi dengan peralatan lengkap, mulai dari perahu LCR, rope rescue, hingga alat pendeteksi sonar bawah air.

Pencarian besar-besaran yang melibatkan unsur TNI/Polri, BPBD, pemerintah setempat, hingga relawan ini membuahkan hasil pada sore hari tadi sekitar pukul 15.00 WIB. Jasad Ian ditemukan mengapung di aliran sungai, berjarak sekitar 11 kilometer dari titik awal lokasi korban dilaporkan hilang. Tim SAR segera mengevakuasi jasad korban dan langsung membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan oleh pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menyampaikan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama solid seluruh pihak di lapangan. Ia pun menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan atas musibah tersebut.

“Operasi SAR gabungan ini merupakan wujud kerja sama semua pihak untuk memberikan layanan profesional, modern, dan teruji saat menghadapi insiden darurat di wilayah perairan. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujar Hery Marantika dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).

Selain memberikan apresiasi kepada tim gabungan, Hery juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai. Ia meminta warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem dan debit air sungai meningkat secara mendadak.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika berada di daerah aliran sungai, terutama saat arus deras atau musim hujan," pungkasnya.(HM)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas