Terindikasi Mudik, Polda Sumut Putar Balik 1400 Keendaraan
Oleh : Radar Medan | 23 Mei 2020, 11:43:18 WIB | 👁 1276 Lihat Metropolitan
RADARMEDAN.COM-Hari ke-28 pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2020, Polisi Daerah Sumatera Utara mencatat sebanyak 14.000 kendaraan diputar balik dikarenakan terindikasi akan mudik.
Hal itu diungkapkan Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Yamin didampingi Kasat Lantas Polresta Deli Serdang, Kompol Rina Tarigan saat mengecek kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2020 di pos check point 1 Tanjung Morawa, Jumat (22/5/2020) sore.
“Sudah 1400 kenderaan kami putar balik, mereka terindikasi mau mudik dan tidak menggunakan masker,” katanya.
Ia menjelaskan, putar balik bagi pengendara kedapatan memiliki kartu penduduk luar daerah untuk mengawal penegakan aturan larangan mudik sesuai instruksi pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) masuk Sumatera Utara.
Menurutnya, bagi pengendara atau penumpang yang kedapatan memiliki kartu identitas penduduk luar daerah, maka akan dilakukan tindakan tegas dengan putar balik. Sedangkan bagi yang mudik lokal akan dilakukan pemeriksaan suhu badan dan kesehatan.
“Sanksi bila ditemukan pengendara atau penumpang memiliki KTP luar daerah ya putar balik,” ucap Yamin.
Ia meminta agar masyarakat saat pandemi Covid-19 tidak melakukan mudik dengan lebaran di rumah guna mencegah penyebaran Covid-19. Apabila tetap akan mudik maka akan dilakukan tindakan tegas dengan putar balik.
“Lebih baik lebaran dengan keluarga di rumah agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat terputus,” bilangnya. (Rio-RM/PR )
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .