SMA Negeri 2 Meranti Asahan Diduga Jual LKS, Kepsek Kangkangi Peraturan Pemerintah
Oleh : Radar Medan | 05 Agu 2020, 09:52:14 WIB | 👁 4667 Lihat Pendidikan
Keterangan Gambar : SMA Negeri 2 Meranti yang terletak di desa Gajah, kecamatan Meranti kabupaten Asahan Rabu ( 05/08/2020 )
RADARMEDAN.COM, Asahan - Meski sudah dilarang, pihak sekolah memperdagangkan Lembar Kerja Siswa ( LKS ) kepada siswa, tapi masih ada saja sekolah menjual Lembar Kerja Siswa (LKS).
Seperti yang terjadi disekolah SMA Negeri 2 Meranti yang terletak di desa Gajah, kecamatan Meranti kabupaten Asahan diduga dagangkan Lembar Kerja Siswa (LKS), Rabu ( 05/08/2020 )
Padahal sudah jelas larangan sekolah menjual LKS pada siswa itu diatur dalam Pasal 181 Peraturan Pemerintah No 17 tahun 2010 yang menerangkan bahwa, penyelenggara dan tenaga pendidik, baik perorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, perlengkapan pelajaran, bahan pelajaran, serta pakaian seragam di tingkat satuan pendidikan.
Aturan tersebut juga tercatat dalam Permendikbud Nomor 8 tahun 2016 tentang buku yang digunakan oleh satuan pendidikan. Adanya dugaan tersebut didapat dari informasi beberapa siswa SMA Negeri 2 Meranti yang mengaku dipinta oleh pihak sekolah untuk membeli LKS kepada salah satu warga Meranti.
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 2 Meranti, Budi Kuspriyanto, S.Pd, M.Pd membantah hal tersebut. Ia tidak merasa kalau pihak sekolah ada memerintahkan para siswa-siswinya untuk membeli LKS di salah satu tempat.
"Tidak ada bang, saya tidak pernah memerintahkan siswa-siswi kami untuk membeli LKS, atau tidak gini aja, jumpakan saya dengan murid itu," jelas Budi
Kemudian, saat disinggung terkait uang paket data untuk belajar daring, Budi mengaku belum sepenuhnya memberikan kepada seluruh murid.
"Untuk uang paket data kita kasih kepada guru. Kemudian untuk murid hanya ada 40 siswa saja dari 210 siswa senilai 25 ribu dengan kuota 35 GB," katanya
Sementara, dari hasil investigasi wartawan bahwa benar tidak adanya penjualan LKS dan beberapa atribut lainnya oleh masyarakat biasa yang tinggal di Jalinsum Mendan-Rantau Prapat, tepatnya di wilayah Simpang Aek Beluru, Kecamatan Meranti ditemukan.
Penjual tersebut juga bukan merupakan toko atau atau koperasi sekolah melainkan hanya rumah biasa yang menyediakan LKS dan perlengkapan sekolah lainnya. Terdapat harga LKS tersebut sebanyak 14 buku senilai Rp. 133.000, kemudian baju olahraga-batik seharga Rp. 245.000 dan atribut berupa topi, dasi, simbol serta tali pinggang seharga Rp.85.000.
Atas kejadian itu Direktur LBH Publik Asahan Tanjungbalai, Fadli Harun Manurung, SH berkomentar bahwa hal tersebut menduga adanya kerjasama antara pihak sekolah dengan penjual LKS tersebut.
"Kemungkinan ada kerjasama antara sekolah dengan penjual LKS ini. Logikanya, dari mana penjual LKS itu mendapatkan bahan LKSnya?," kata Fadli.
Fadli menduga bahwa SMA Negeri 2 Meranti telah kerjasama untuk mendatangkan LKS dengan salah satu masyarakat yang menjual LKS tersebut.
"Pasti pihak sekolah dengan masyarakat ini kerjasama untuk berdagang LKS. Hal ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan undang-undang. Setau saya perusahaan penjual buku itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri. Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Meranti ini harus dilaporkan dan dievaluasi," tegasnya. ( Hs )/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .