Segudang Masalah Diadukan Warga Karo ke Bobby Nasution, Siapkan Solusi
Oleh : Radar Medan | 15 Nov 2024, 20:43:45 WIB | 👁 772 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Bobby berdialog dengan warga Kabupaten Karo, di Kecamatan Kabanjahe, Jumat (15/11/2024).
RADARMEDAN.COM. KARO - Berbagai persoalan diadukan masyarakat Kabupaten Karo kepada calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1 Bobby Nasution. Mereka berharap Bobby-Surya dapat menyelesaikan persoalan-persoalan itu ketika nantinya terpilih untuk memimpin Sumut.
Siti Habibah, warga Kelurahan Kampung Dalam yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang kaki lima mengadukan kepada Bobby prihal masih banyaknya praktek pungutan liar (pungli) yang dialami oleh pedagang.
"Di Tanah Karo ini, Pak, pungutan liar banyak kali, misalnya (biaya) sampah (dimintai) preman. Mohon bapak bisa menyelesaikan ini," adu Siti Habibah saat Bobby berdialog dengan warga Kabupaten Karo, di Kecamatan Kabanjahe, Jumat (15/11/2024).
Kemudian, persoalan lain yang juga diadukan Siti Habibah kepada Bobby adalah tingginya biaya pendidikan serta maraknya penyalahgunaan narkoba. Siti berharap persoalan ini harus menjadi prioritas Bobby untuk menyelesaikannya.
"Terus, biaya pendidikan tinggi, mohon diberikan bantuan karena kami banyak yang tidak mampu ekonominya. Narkoba disini juga mengerikan, Pak. Ini harus benar-benar bisa diatasi. Semoga Allah menjadikan Pak Bobby dan Pak Surya pemimpin di Sumut ini supaya bisa menyelesaikan masalah ini," harapnya.
Irwan Barus, warga Desa Kaban yang berprofesi sebagai petani mengatakan bahwa petani di kabupaten itu sedang dalam kesusahan dikarenakan harga jual hasil pertanian tengah anjlok, sedangkan harga produksi melambung tinggi. Dia berharap Bobby bisa mengatasi hal itu.
"Kami di Tanah Karo ini mayoritas petani, Pak. Kondisi sekarang ini harga-harga pertanian semua anjlok. Harga pupuk, obat, itu mahal. Kami petani ini sangat merana, Pak. Apalagi dengan harga jual yang tidak sesuai dengan modalnya, Pak. Bibit juga banyak yang tidak unggul lagi, atau bibit palsu. Mohon diselesaikan masalah ini, Pak," tutur Irwan.
Selain masalah itu, Irwan Barus juga mengadukan kepada Bobby Nasution prihal infrastruktur jalan di daerah mereka yang mengalami kerusakan sehingga menyebabkan biaya trnasportasi hasil-hasil pertanian semakin mahal.
"Terkait pembangunan desa ke desa gitu, Pak. Banyak kali lahan-lahan yang jalan-jalannya masih becek, mobil enggak bisa masuk. Jadi akses kami juga membawa barang-barang kami keluar dari ladang terganggu, Pak, sudah memakan biaya lagi, banyak biaya lagi, Pak," katanya.
Menanggapi aduan-aduan masyarakat itu, Bobby mengatakan bahwa seorang gubernur telah diberikan fasilitas untuk menyelesaikan masalah-masalah itu. Tak hanya fasilitas, pemerintah provinsi juga diberikan anggaran untuk mewujudkan pembanguanan daerah dan kesejahteraan masyatarakat.
"Jadi gubernur, disuruh kerja harus mau, menyelesaikan masalah harus mau, karena seorang gubernur itu sudah diberikan fasilitas langkap, dan pemerintahannya sudah diberikan anggaran. Artinya, gubernur disenjatai dengan senjata yang lengkap untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Harusnya masalah-masalah itu bisa diselesaikan," ucap Bobby.
Jadi, kata Bobby, pemerintah harus selalu hadir pada setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Katanya, pemerintah tudak boleh absen pada masalah-masalah yang dialami masyarakat apalagi sampai lempar tanggungjawab.
"Anggaran yang ada pada pemerintah harus terlihat dalam bentuk program. Kalau misalnya kurang pupuk, disitulah hadir pemerintah provinsi dan kabupatennya untuk memastikan suplai pupuknya. Kalau harganya mahal disitulah hadir pemerihtah untuk mensubsidi. Harga jual petani murah saat masa panen raya, pemerintah harus memestikan harga terjaga," katanya.
"Anggaran pemerintah yang ada dan fasilitas yang dimiliki harus benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Itulah salah satu tugas gubernur, bukan malah melempar tanggungjawab, tugas pusat lah, tugas kabupaten, lah," tutup Bobby. (HM/PE)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .